0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

KONI Diminta Jadi Mediasi Problem Klub Wushu Solo

Ketua Panitia Khusus (Pansus) Raperda Trafficking, Paulus Haryoto (dok.timlo.net/red/aji)

Solo —  Beberapa perwakilan klub wushu Kota Solo meminta KONI untuk ikut menyelesaikan problem olahraga wushu di Solo. Rabu (24/10) lalu, mereka mendatangi KONI untuk meminta mediasi atas masalah kosongnya komunikasi antara klub wushu dengan Pengkot Solo.

Klub-klub seperti Purwa Aldaka, Eagle Fist, Kung fu Fighting serta Hans Fighting Academy, merasa selama tiga tahun terakhir tidak pernah ada komunikasi dengan Pengkot WI Solo, termasuk informasi tentang kejuaraan. Pengkot dinilai sudah tak lagi memperhatikan klub-klub wushu

Ketua klub wushu Purwa Aldaka, Santoso menyatakan Pengkot Solo seolah sudah tidak memperhatikan keberadaan klub-klub wushu di kota ini. Bahkan tak ada komunikasi lagi yang terjalin sejak 3 tahun ini. “Padahal saat kami membentuk klub dan membuka sasana wushu kami sudah mengirimkan surat baik itu ke Pengkot Solo, KONI Solo maupun Pengda Wushu Jateng,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu pengurus Hans Fighting Academy, Rio Suseno mengaku hingga adanya informasi kejuaraan sering kali justru diterima dari Pengda Wushu Jateng dan bukan dari pengkot. Akibatnya, selama ini klub-klub berjalan sendiri tanpa ada pendampingan pengkot Solo. “Selama ini sepertinya klub-klub ini berada di luar ‘gerbong’. Karenanya kami ingin agar kami bisa berjalan bersama pengkot dalam satu gerbong. Semua ini juga untuk kemajuan wushu di kota Solo,” ternag Rio.

Dirinya khawatir, akan terjadi perpindahan atlet-atlet wushu ke daerah lain, jika memang tidak segera ditemukan penyelesaiannya. “Klub-klub ini kan bebas mau membawa bendera manapun. Karenanya akan sangat disayangkan jika harus menunggu para atlet ini pindah ke daerah lain,” tambahnya.

Secara terpisah, Ketua Monitoring dan Evaluasi (Monev) sekaligus perwakilan dari KONI Solo, Paulus Haryoto berjanji pihaknya siap menjadi mediator pertemuan tersebut. Dalam waktu dekat pihaknya akan mengagendakan pertemuan dengan Pengkot Wushu. “Jangan sampai hal ini berlarut-larut. Apalagi sebentar lagi akan digelar Porprov,” katanya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge