0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Senin, Pagar Balaikota Solo Dibongkar

Solo – Pembangunan koridor kawasan Jenderal Sudirman, Solo dikebut sampai akhir tahun. Salah satu konsekuensi dari penataan kawasan tersebut adalah ditiadakannya pagar tembok pembatas bangunan dengan jalan raya yang berada di kawasan Jl Jenderal Sudirman.

Begitu juga dengan pagar tembok Balaikota Solo. Senin (29/10) besok, pagar tembok Balaikota yang berhadapan dengan jalan jenderal Sudirman mulai dirobohkan. Perihal perobohan tembok tersebut, merupakan konsekuensi dari penataan koridor Jenderal Sudirman.

“Seluruh pemilik persil yang berada di jalan Sudirman juga dirobohkan,” kata Kepala Dinas Tata Ruang Kota (DTRK) Kota Solo, Ahyani kepada wartawan, baru-baru ini.

Seperti diberitakan, beberapa waktu lalu masih ada satu pengelola salah satu persil di kawasan tersebut yang enggan merobohkan pagar temboknya. Namun belakangan diketahui pengelola persil sebuah rumah ibadah tersebut akhirnya bersedia untuk merobohkan tembok bangunannya. Setidaknya ada belasan bangunan yang berada di kawasan Jl Sudirman yang berkewajiban melakukan hal yang sama.

Perobohan pagar tembok yang berhadapan dengan Jl Sudirman dilakukan secara mandiri. Pemkot tidak memberikan bantuan anggaran. Pembangunan koridor sepanjang kawasan Jl Sudirman sampai Pasar Gede pada tahap pertama tersebut menggunakan anggaran dari Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) sebesar Rp 7 Miliar. Diharapkan, pembangunan koridor bisa selesai pada akhir tahun 2012 ini.

Setelah pagar tembok dirobohkan, diganti dengan pagar vegetasi menggunakan tanaman hijau. Pemkot sendiri akan membangun taman di sepanjang tepi koridor di luar bangunan persil.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge