0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Iwan Walet Tidak Mengajukan Banding

Terdakwa kasus bentrok Gandekan, Iwan Walet dan Mardi Sugeng dikawal ekstra ketat petugas saat menjalani sidang di PN Solo, Selasa (4/9) (dok.timlo.net/iwan kawul)

Solo — Terpidana kasus penganiayaan di Jl RE Martadinata Gandekan, Jebres, Solo beberapa waktu lalu, Koes Setiawan Danang Mawardi alias Iwan Walet (41), dan Mardi Sugeng alias Gembor (42), memilih tidak mengajukan banding atas putusan Pengadilan Negeri (PN) Semarang. Keduanya menyatakan menerima hukuman yang dijatuhkan oleh majelis hakim.

Keputusan Iwan Walet dan Gembor tidak menempuh upaya hukum selanjutnya ke Pengadilan Tinggi (PT), disampaikan salah seorang kuasa hukum mereka, Badrus Zaman, Jumat (26/10). “Kami tidak akan mengajukan banding. Klien saya (Iwan Walet dan Gembor) telah memutuskan untuk menerima hukuman yang dijatuhkan oleh majelis hakim PN Semarang,” demikian kata Badrus melalui sambungan telepon.

Informasi yang dihimpun Timlo.net menyebutkan, dalam persidangan di PN Semarang, Selasa (23/10) lalu, Majelis Hakim yang diketuai Boedi Soesanto, menjatuhkan hukuman satu tahun dan tiga bulan penjara kepada Iwan Walet. Sementara kepada Gembor, Majelis Hakim, menjatuhkan vonis satu tahun penjara, atas tuduhan yang sama. Iwan dan Gembor dinilai terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 170 ayat 1 KUHP tentang Penganiayaan. Keduanya terbukti menganiaya Dwi Pamuji hingga luka dalam bentrokan massa di Jl RE Martadinata, Gandekan, Jebres awal Mei lalu.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge