0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Hati Hewan Kurban Terinveksi Cacing Dilarang Dibagikan

Petugas melakukan pemeriksaan terhadap hewan kurban (Dok.Timlo.net/Indratno Eprilianto)

Klaten —  Tim pengawas dan pemeriksa hewan kurban Kabupaten Klaten, Jumat (26/10), menemukan cacing hati pada hewan kurban di sejumlah lokasi penyembelihan. Dari temuan itu petugas menyarankan agar hati sapi yang terinveksi cacing hati tidak dibagikan atau dikonsumsi.

Dalam pemeriksaan itu, tim melakukan penyisiran di lima lokasi penyemelihan. Diantaranya, Desa Bentangan, Kecamatan Wonosari, Desa Sidodadi, Sribit, Kaliwingko, Banaran Kecamatan Delanggu, dan Desa Mrisen Kecamatan Juwiring.

Hasil pemeriksaan, cacing hati yang berbentuk tipis memanjang salah satunya ditemukan tim pengawas dan pemeriksa di Desa Bentangan, Kecamatan Wonosari, Klaten. Beberapa ekor cacing yang hidup itu terlihat di dalam hati sapi.

“Kami langsung meminta hati yang terinveksi cacing agar tidak dibagikan atau dikonsumsi. Sedangkan untuk dagingnya tetap aman dan boleh dikonsumsi,” ujar Kepala Unit Pelayanan Peternakan Terpadu (UPPT) Dinas Pertanian Klaten, Rustam Efendi, Jumat (26/10).

Cacing hati juga ditemukan di tempat penyembelihan Desa Sidodadi dan Desa Sribit, Kecamatan Delanggu. Hanya saja untuk temuan di Desa Sribit, panitia setempat sudah memisahkan hati sapi yang terinveksi cacing hati sebelum petugas datang melakukan pemeriksaan.

Selain menemukan cacing hati, petugas juga menemukan sapi kurban yang belum cukup umur di Desa Kaliwingko, Delanggu.



Komentar Anda

loading...
KEMBALI KE ATAS badge