0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Konsumen Merasa Jenuh dengan Iklan

Kelas Akber 41 "Green Garderner" di Batik Kaoeman, Solo. (Dok:Timlo.net/Ranu)

Solo —  Konsumen sekarang ini merasa jenuh dan sinis terhadap iklan. Mereka juga bisa mengetahui bila perusahaan hanya ingin menjual produk atau meraih keuntungan komersial dari mereka. Demikian diungkapkan Handoko Hendroyono dalam kelas “Brand Garderner” AkBer (Akademi Berbagi) Solo yang digelar Kamis (25/10) siang, di Batik Kaoeman, Solo.

Karena itu bila bila sebuah perusahaan ingin membangun brand mereka maka mereka perlu bersikap sebagai seorang story teller. “Modal utama untuk membangun sebuah brand itu adalah dengan membagi ‘cerita’ atau ‘konten’. Dan ‘cerita’ tersebut harus memiliki sebuah ‘moral story’ (pesan moral) yang jelas,” terang Handoko yang menjadi pembicara dalam kelas AkBer yang ke 41 tersebut.

Dalam kelas tersebut, sutradara film iklan dan penulis buku tersebut memberikan berbagai macam contoh mengenai bagaimana perusahaan menggunakan konsep yang baru sebagai seorang story teller untuk membangun brand yang kuat dengan cara berbuat baik pada lingkungan.

Salah satu contoh yang dikemukan pria yang pernah meyutradarai beberapa iklan untuk beberapa perusahaan nasional tersebut adalah perusahaan sepatu Internasional yang membuat sebuah gerakan “One for One” di mana bila seseorang membeli satu sepatu dari perusahaan tersebut, maka dia menyumbangkan satu sepatu pada anak-anak di seluruh dunia yang tidak memiliki sepatu.

Selain mencontohkan perusahaan yang mulai melakukan gerakan-gerakan untuk berbuat baik dan memberi pada masyarakat, penulis buku ini juga menceritakan tentang bagaimana perusahaan-perusahaan mulai merangkul komunitas-komunitas untuk membangun brand mereka.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge