0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Semua Pihak Diminta Dukung KLA

Kabag Pemberdayaan Perempuan Setda Sragen, Titi Budi Hastuti (dok.timlo.net/agung)

Sragen – Kota layak anak (KLA) merupakan sistem pembangunan kabupaten atau kota yang mengintegrasikan komitmen dan sumber daya pemerintah, masyarakat dan dunia usaha yang terencana secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam kebijakan program dan kegiatan dalam pemenuhan hak anak. Untuk bisa disebut sebagai KLA maka Kabupaten Sragen harus dapat mewujudkan dan membuat komimen yang melibatkan semua pihak. Demikian dikatakan Kabag Pemberdayaan Perempuan Setda Sragen, Titi Budi Hastuti mewakili Asisten I Setda Sragen, Parsono, Rabu (24/10).

Untuk mempercepat pemenuhan hak anak tersebut telah disusun Peraturan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan No. 2 tahun 2009 tentang Kebijakan Kabupaten Layak Anak. “Berangkat dari peraturan ini pula nanti kabupaten atau kota membuat kebijakan  untuk pemenuhan hak anak,” kata Titi.

Pada tahun 2012 ini Sragen telah memperoleh penghargaan KLA tingkat Pratama. Memamg kalau dilihat penghargaan tersebut adalah paling rendah. Karena tahapan-tahapan dari penghargaan KLA tersebut adalah mulai dari tingkat Pratama, Madya, Nindya, Utama dan tingkat KLA, yang merupakan penghargaan tertinggi sehingga juga pantas disebut KLA.

“Untuk itu agar dapat memperoleh penghargaan yang lebih tinggi kami minta dukungan semua pihak,” katanya di depan peserta sosialisasi kecamatan dan desa ramah anak.

Agar pengembangan KLA tersebut segera terwujud terlebih dahulu harus dimulai dari tingkat kecamatan, desa, sekolah dan akhirnya keluarga ramah anak. “Kami juga minta kepada semua peserta untuk memperhatikan dan menindaklanjuti hal ini,” pungkas Titi Budi Hastuti.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge