0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Semua Kerusakan Barang Elektronik Ditanggung PLN

Pertemuan antara warga Kelurahan Sragen Tengah dengan PLN, Kamis (25/10) menghasilkan kesepakan. Semua kerusakan barang elektronik akan ditanggung PLN. (dok.timlo.net/agung)

Sragen — Pertemuan antara warga Kelurahan Sragen Tengah dengan PT PLN (Persero)  UPJ Sragen di ruang pertemuan Kelurahan Sragen Tengah, Kamis (25/10) akhirnya mencapai kesepakatan.

Dalam pertemuan yang dipandu langsung Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Sragen, Haryanto tersebut akhirnya diperoleh titik temu, di mana PLN akhirnya bersedia memberikan ganti kerugian kepada warga Kelurahan Sragen Tengah atas kerusakan barang-barang  elektronik mereka akibat naiknya tegangan listrik secara tiba-tiba.

Sebelumnya di kalangan warga sempat berkembang pembicaraan, bahwa Sri Wahyuni juga harus bertanggung jawab atas peristiwa ini, karena barang-barang elektronik mereka rudak setelah salah satu kabel listrik terkelupas karena tertimpa pohon mangga milik Sri Wahyuni yang baru saja ditebang. Namun setelah diberikan penjelasan baik oleh Sekcam Sragen, Haryanto ataupun pihak PLN, akhirnya warga bisa memahami dan menyepakati solusi yang ditawarkan PLN.

“Masalah kerusakan barang-barang elektronik milik bapak ibu tidak ada yang salah. Solusi dari PLN agar barang-barang yang rusak didata. Nanti PLN akan menunjuk dan membawa tekhnisi untuk memperbaiki barang-barang tersebut,” kata Supervisor PLN APJ Surakarta, Miswadi yang mewakili Manager PLN UPJ Sragen, Ali Mashudi.

Dia menjelaskan bagi warga yang telah membawa barang-barang elektronik yang rusak ke tekhnisi lain, agar tetap didata yang selanjutnya diserahkan ke PLN. Kemudian PLN akan mengganti semua biaya yang telah dikeluarkan warga sesuai dengan besarnya biaya yang tercantum dalam nota. Namun demikian Miswadi juga meminta kejujuran dari warga mengenai penyebab kerusakan peralatan elektronik tersebut, karena peristiwa tanggal 17 Oktober lalu atau karena sebab lain.

“Saya minta warga jujur, kalau rusak katakan rusak, kalau nggak ya katakan nggak,” katanya.

Sementara itu Lurah Sragen Tengah, Riyanto, usai pertemuan kepada Timlo.net, mengatakan, akan kembali memfasilitasi warga yang akan memperbaiki barang-barang elektronik mereka pada Senin (29/10) mendatang untuk dibawa ke kantor kelurahan. Sesuai kesepakatan, nanti tekhnisi yang telah ditunjuk oleh PLN dan kelurahan akan memperbaiki semua perabot mereka yang rusak.

“Nanti barang-barang yang ringan yang bisa diangkat seperti teve, radio, komputer dan sebagainya untuk dibawa ke mari. Tapi untuk barang yang berat termasuk kulkas, AC dan mesin fotocopy, nanti tekhnisi yang akan mendatangi,” jelas Riyanto.

Riyanto melanjutkan, para warga yang menghadiri mediasi ini sebanyak 55 KK yang barang-barang elektroniknya terbakar pada Rabu (17/10) lalu. Mereka berasal dari 5 kampung yaitu; Kampung Gendingan, Tlebengan, Karangdowo, Kutorejo dan Cantel Wetan.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge