0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Embusan Sulfatara Makin Sering

Puncak Gunung Merapi (Dok.Timlo.net/ Nanin)

Boyolali — Embusan Gunung Merapi berupa asap Sulfatara semakin sering terjadi. Meski ketinggiannya tidak sama dengan embusan yang terjadi, Selasa (23/10), tetapi asap tersebut terlihat sangat jelas.

Menurut relawan Jaringan Lingkar (Jalin) Merapi, Mujianto, salah satu embusan asap Sulfatara dari Puncak Merapi yang terlihat sangat jelas, pagi tadi pukul 09.00 WIB. Embusan asap tersebut terlihat sangat jelas dari jarak empat kilometer dari Puncak. Asap Sulfatara berwarna putih kecoklatan namun tidak setebal sebelumnya.

“Pagi tadi sangat jelas sekali, warnanya putih kecoklatan,tapi tidak sepekat kemarin,” ungkap Mujianto, Kamis (25/10).

Asap sulfatara tersebut mengembus ke lokasi yang sama yaitu ke arah barat. Ketinggian asap hanya 50 meter, sebelumnya ketinggian asap mencapai 100 meter membumbung ke atas dan berhembus ke arah barat daya. Asap yang keluar pagi tadi, menurut Mujianto, kemungkinan besar tidak membawa material berupa abu.

“Kemungkinan tidak membawa material abu, selain rendah, hembusanya juga sangat sebentar hanya beberapa menit saja, angin juga sangat kencang,” ungkap Mujianto.

Meski begitu, masyarakat di sekitar lereng Merapi tetap harus waspada. Masyarakat juga diminta untuk selalu melihat kondisi Merapi setiap saat. Sebelumnya, Merapi mengeluarkan asap sulfatara sebanyak tiga kali dan membumbung hingga ketinggian 100 meter. Hembusan ini diduga juga membawa material abu meski tidak sampai ke pemukiman warga.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge