0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Terkait Kerusakan Peralatan Elektronik

Kelurahan Pertemukan Warga Dengan PLN

Sejumlah warga di Kelurahan Sragen Tengah berkumpul di Ruang Pertemuan Kelurahan Sragen Tengah, membahas masalah kerusakan barang-barang elektronik akibat naiknya tegangan listrik secara mendadak, Kamis (25/10). (dok.timlo.net/agung)

Sragen – Kelurahan Sragen Tengah mempertemukan antara warga dengan PT PLN (Persero)  UPJ Sragen menyusul peristiwa yang dialami warga di 5 kampung Kelurahan Sragen Tengah atas kerusakan peralatan elektronik mereka. Pertemuan tersebut akan dilaksanakan di ruang pertemuan Kelurahan Sragen Tengah, Kamis (25/10) ini.

Lurah Sragen Tengah, Riyanto, menyatakan, pihaknya akan mempertemukan dan memfasilitasi antara warga dan PLN untuk menyelesaikan masalah. Pihak kelurahan juga mengundang Sri Wahyuni, warga Kampung Gendingan RT 1/ RW 9, pemilik pohon yang diduga menyebabkan rusaknya jaringan listrik. Riyanto berharap pertemuan menghasilkan solusi untuk kedua belah pihak.

“Siapapun yang mewakili dari pihak PT PLN (Persero) UPJ Sragen, saya harap bisa mengambil keputusan. Harapan kami, PLN mau bertanggung jawab apabila memang terbukti salah. Jangan hanya melempar kesalahan. Setidaknya PLN mau mengganti kerugian yang dialami warga,” katanya, Kamis (25/10) pagi.

Riyanto menjelaskan, para warga yang akan menghadiri mediasi ini sebanyak 55 KK yang barang-barang elektroniknya terbakar pada Rabu (17/10) lalu. mereka berasal dari 5 kampung yaitu; Kampung Gendingan, Tlebengan, Karangdowo, Kutorejo dan Cantel Wetan.

Sebelumnya diinformasikan sejumlah warga di Kelurahan Sragen Tengah menuntut PT PLN (Persero) UPJ Sragen memberikan ganti rugi atas kerusakan alat-alat elektronik milik mereka. Kerusakan tersebut terjadi karena jaringan listrik naik akibat tertimpa pohon yang baru saja ditebang.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge