0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dari Pentas "Tidak Sekedar Tari" di TBJT

Ruang Hias, Ciri Kaum Hawa Kejar Kecantikan

Tarian "Ruang Hias" ditampilkan di TBJT, Kentingan, Solo, Rabu (24/10) malam (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Sudah menjadi hal lumrah apabila seorang wanita ingin membuat dirinya lebih cantik. Dengan segala daya dan upaya akan dilakukan untuk memperoleh tujuan tersebut, bahkan dengan menempuh cara-cara yang ekstrem seperti operasi plastik ataupun memberikan zat-zat kimia lainnya.

Itulah yang menjadi inspirasi dari karya yang dihadirkan Sekar Alit dari Surabaya dalam acara bertajuk ‘Tidak Sekedar Tari’ yang digelar di Pendhapa Wisma Seni Taman Budaya Jawa Tengah (TBJT), Kentingan, Jebres, Solo, Rabu (24/10) malam.

Dalam pementasan yang diberi tema ‘Ruang Hias’ tersebut, Sekar Alit menghadirkan tiga penari yang menggambarkan tentang seorang wanita yang ingin memperoleh kecantikan sempurna. Namun, tanpa ia sadari hal itu malah merusak dirinya secara perlahan-lahan.

Sekar Alit, selaku koreografer tarian tersebut mengatakan, pihaknya terinspirasi dengan persoalan di kalangan para kaum hawa yang berlomba-lomba untuk membuat dirinya cantik. Hal itu digambarkan dengan memainkan dua tokoh yang memakai baju hitam dengan menggunakan asesoris topeng kertas. Sementara itu satu tokoh lain menggunakan pakaian glamour berwarna merah, namun tubuhnya dibalut dengan menggunakan plastik yang menandakan pencapaian fisik dengan cara yang tidak sewajarnya.

“Tidak ada hal sempurna yang dibuat oleh manusia, kecantikan tidak dibuat dengan cara yang lazim digunakan seperti sekarang ini tapi kecantikan hadir dalam diri orang tersebut,” ungkapnya ditemui usai pementasan.

Tidak hanya kali ini saja tarian tersebut dipentaskan, namun sudah beberapa kali. Di antaranya di Festival Begupon di Gedung Cak Durasim (Surabaya) dan Pergelaran Hari Tari Internasional di Solo.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge