0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

LPPA Tauhid Bantah Mengingkari Sunah

Pengurus LPPA Tauhid didampingi kuasa hukumnya menggelar Jumpa Pers, Rabu (24/10). (Dok.Timlo.net/ Iwan)

Solo — Terkait dengan tudingan sejumlah Ormas yang mengatakan bahwa Lembaga Pengkajian dan Pendalaman Alquran (LPPA) Tauhid adalah aliran sesat dan telah menodai agama Islam, pengurus lembaga tersebut memberikan keterangan pers, Rabu (24/10) siang. Dalam keterangan pers tersebut, pengurus mengklaim LPPA Tauhid yang sebelumnya bernama Yayasan Tauhid Indonesia (Yatain) itu merupakan lembaga yang bersumber Alquran dan ajaran Nabi Muhammad seperti yang dianut umat Islam lainnya.

“Jadi, tidak benar jika kami mengingkari adanya sunah. Pengajian kami sangat terbuka, siapa pun bisa ikut. Mungkin perbedaannya pengajian kami memang secara tematik. Kelompok lain banyak kok yang menerapkan pengajian seperti itu, tapi juga enggak ada masalah,” terang Satmo didampingi kuasa hukum LPPA Tauhid, Badrus Zaman.

Dikatakan, jamaah LPPA Tauhid melaksanakan ibadah, seperti salat, puasa, haji dan lain sebagainya sesuai dengan tuntunan dan ajaran Nabi Muhammad. Bahkan, Satmo mengaku telah mendapatkan isyarat bahwa LPPA Tauhid berpusat di Sukoharjo itu merupakan lembaga Islam yang diperbolehkan menggelar pengajian dan dakwah lainnya dari MUI (Majelis Ulama Indonesia) Pusat. Pengakuan itu didapat setelah pihak LPPA Tauhid berkoordinasi dengan Ketua MUI Pusat, KH Amidan beberapa waktu lalu.

“Tapi malah kami dituduh bahwa kami adalah lembaga yang menyebarkan ajaran Islam sesat. Mereka menyegel tempat ibadah, rumah jamaah, mengancam dan meneror pengurus dan para jamaah LPAA Tauhid,” tambah Satmo.

Dalam keterangan pers ini, Satmo menawarkan dialog dengan kelompok yang selama ini memusuhi LPPA Tauhid. Ia juga meminta ada pihak yang bisa menunjukkan fatwa MUI bahwa LPPA Tauhid telah menodai agama.

“Selama ini belum pernah diajak berdialog dengan MUI Sukoharjo atau MUI daerah lain dan kelompok yang memusuhi LPPA Tauhid guna membicarakan hal-hal yang dituduhkan itu,” tambahnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge