0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Mau Digusur, Puluhan Warga Kerten Wadul DPRD

Solo —  Puluhan warga Kerten RT 01/RW 09 Laweyan yang menempati hunian di depan SMK ST Yosef mengadu ke DPRD Solo. Pengaduan warga tersebut terkait adanya surat perintah dari Satpol PP yang meminta 18 KK yang menghuni tanah negara itu untuk pindah dan membongkar bangunan mereka.

Warga menyayangkan pihak Satpol PP yang memberikan surat perintah pembongkaran tanpa didahului surat sebelumnya. “Tahu-tahu dapat surat untuk membongkar bangunan paling lambat tanggal 28 Oktober. Mestinya kan ada surat pemberitahuan pertama,” ujar Harno, selaku koordinator warga saat ditemui usai beraudiensi dengan DPRD Solo, Rabu (24/10).

Menurut Harno, alasan Satpol PP untuk menggusur mereka pun juga dinilai janggal dan tidak konsisten. “Sebelumnya tidak ada surat pemberitahuan. Hanya lisan, itupun nadanya menggertak gitu. Alasan awalnya untuk taman Pemkot lantas kemudian untuk parkir,” imbuhnya. Padahal, tambah Harno, warga sudah menempati lahan disitu sejak 1983.

Terpisah, Ketua DPRD YF Sukasno mengatakan hunian tersebut memang merupakan kategori hunian tak berijin. Warga menyampaikan, mereka disuruh pindah dengan diberikan uang pembongkaran sebesar Rp 750.000, namun warga belum bisa menerimanya.

Menindaklanjuti aduan warga itu, Sukasno mengaku akan mengundang Satpol PP untuk kemudian dibicarakan dengan komisi terkait.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge