0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jadi Percontohan Nasional

Kawasan Tanpa Rokok Sragen Segera Diefektifkan

(dok.timlo.net/agung)

Sragen – Pemkab Sragen segera mengefektifkan Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Langkah ini diambil sebagai tindak lanjut dari Perda No. 1 tahun 2011 tentang KTR yang telah ditetapkan pada bulan Januari 2011 lalu. Sebagai langkah awal peberlakuan Perda tersebut Pemkab Sragen telah bekerja sama dengan mengadakan pelatihan bagi petugas Pelaksanan Pengawasan dan Penegakan Hukum Kawasan Tanpa Rokok Union Againts Tuberculosis and Lung Disease ( The Union).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sragen, Joko Irnugroho, Selasa (23/10) mengatakan, Kabupaten Sragen merupakan satu dari 11 kabupaten/kota di Indonesia yang telah memiliki Perda tentang KTR. Kabupaten Sragen juga menjadi anggota Aliansi Bupati/Walikota Peduli KTR, sehingga Sragen menjadi percontohan nasional tentang KTR.

Joko Irnugroho menjelaskan, penetapan KTR tersebut merupakan upaya perlindungan kepada masyarakat terhadap resiko ancaman gangguan kesehatan karena lingkungan tercemar asap rokok. “Dengan penetapan Kawasan Tanpa Rokok tersebut diharapkan dapat menurunkan angka kesakitan dan kematian, meningkatkan produktivitas, mewujudkan kualitas udara yang bersih dan sehat serta terwujudnya generasi muda yang sehat,“ katanya.

Dijelaskan, sejak ditetapkan Perda No. 1 tahun 2011 tentang KTR  pada bulan Januari tahun 2011 lalu, Pemkab Sragen melalui Dinkes Sragen telah melakukan berbagai langkah untuk melaksanakan Perda tersebut diantaranya Sosialisasi Perda dan peraturan bupati (Perbup) di tingkat kecamatan, puskesmas, desa, sekolah, pondok pesantren dan Posbindu.

Sedang lokasi Kawasan Tanpa Rokok tersebut meliputi tempat kerja, tempat peribatan, tempat bermain anak-anak, tempat proses belajar mengajar, sarana kesehatan, tempat umum dan kendaraan angkutan umum.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge