0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Antisipasi Penularan Penyakit

5 Tim Sisir Penampungan Hewan Qurban di Solo

Menjelang Idul Adha, kambing dan sapi di Pasar Hewan diperiksa kesehatannya. (dok.timlo.net/indratno eprilianto)

Solo — Pengawasan hewan qurban yang dilakukan oleh Dinas Pertanian (Dispertan) Kota Solo makin intensif. Sejumlah tempat penampungan hewan qurban disisir untuk mengantisipasi beredarnya hewan tak layak qurban dan penyakit menular pada hewan.

Setidaknya, petugas Dispertan menyisir dua lokasi penampungan hewan qurban yang berada di Purwosari, Kecamatan Laweyan dan Jegon, Pajang,  Kecamatan Laweyan. Kedua lokasi tersebut merupakan basis penampungan hewan qurban terbesar di Kota Solo, yang menjual sapi dan kambing.

Dari 64 hewan yang diperiksa, 2 di antaranya kedapatan menderita penyakit. “Yang satu kena pink eye, yang satunya lagi kena bereng atau orf,” kata Kepala Dispertan Kota Solo, Wenny Ekayanti kepada wartawan, Eabu (24/10) usai melakukan inspeksi mendadak.

Menurutnya, selain mengawasi potensi penularan penyakit pada hewan qurban, Dispertan juga mencermati adanya peredaran hewan yang belum layak untuk qurban. “Misalnya usia hewan belum memenuhi syarat untuk dijadikan qurban,” terangnya.

Menjelang Hari Raya Idul Adha 1433 H, Dispertan Solo menerjunkan 5 tim yang disebar pada masing-masing kecamatan. Setiap tim terdiri dari 7-8 orang. “Sudah kami mulai sejak Jumat (19/10) lalu sampai hari ketiga setelah hari qurban,” ungkapnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge