0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Cegah Kebosanan, Wayang Orang Dipadukan Sendratari

Kelompok kesenian Wayang Orang Gendheng Rek (Genre) membawakan lakon 'Manuksma Kuru Kasetra' di Pendhapa Ageng Taman Budaya Jawa Tengan (TBJT), Kentingan, Surakarta, Selasa (23/10). (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Paduan antara unsur tarian dan seni pertunjukan wayang orang dihadirkan kelompok kesenian Wayang Orang Gendheng Rek (Genre) dengan lakon ‘Manuksma Kuru Kasetra’ di Pendhapa Ageng Taman Budaya Jawa Tengan (TBJT), Kentingan, Jebres, Surakarta, Selasa (23/10).

Dengan unsur seni tari yang sangat kental, gerak dan laku tiap pemain menjadi kekuatan pertunjukan tersebut. Di awal pertunjukan wayang orang tersebut memang ditampilkan percakapan antara para keluarga pandhawa yang akan maju ke medan perang Bharatayuda di daerah Kuru Setra. Namun, setelah sampai pada adegan kedua banyak didominasi dengan unsur-unsur sendratari yang mengangkat cerita Srikandi berperang melawan Bisma. Singkat cerita akhirnya Srikandi dapat mengalahkan Bisma yang merupakan kakek dari para Pandawa dan Kurawa tersebut.

Penanggung jawab pementasan ‘Manuksma Kuru Kasetra’, Achmad Dipoyono mengatakan, karya yang diangkantya tersebut sebenarnya merupakan karya sendratari yang dibawanya ke ranah kesenian wayang orang. Perpaduan antara sendratari dengan kesenian wayang orang merupakan sebuah sajian khas yang memecah kebosanan di antara penonton yang menyaksikan. “Pertunjukan ini kami padukan antara kesenian sendratari dengan kesenian wayang orang,” ujarnya ditemui seusai pementasan.

Lebih lanjut dikatakannya, bahwa tidak adanya perkembangan wayang orang seperti saat ini nantinya akan semakin menjadi bumerang bagi kesenian tersebut. Perpaduan dengan kesenian lain, seperti sendratari ataupun yang lainnya malah bisa meningkatkan nilai seni dan estetika pada seni pertunjukan yang telah berusia ratusan tahun tersebut.

“Kalau wayang orang ini hanya seperti ini saja maka cepat atau lambat akan ditinggalkan oleh konsumennya, namun apabila digarap dengan memasukkan unsur kesenian lain seperti sendratai ini malah akan meningkatkan nilai seni dan estetika,” pungkasnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge