0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Sidak Hewan Kurban, Petugas Temukan Kambing Sakit

Petugas Disnakan periksa hewan kurban, Selasa (23/10) di sejumlah pasar di Boyolali. (Dok.Timlo.net/ Nanin)

Boyolali — Petugas kesehatan hewan Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Pemkab Boyolali mulai tadi, Selasa (23/10), melakukan sidak ke beberapa lokasi penjualan hewan kurban. Kegiatan ini dilakukan hingga Hari Raya Idul Adha 1433 H. Untuk hari pertama, pemeriksaan hewan qurban dilakukan di tiga kecamatan, Mojosongo, Teras, dan Boyolali Kota.

Di salah satu lokasi penjualan hewan qurban, Boyolali Kota, petugas menemukan tiga ekor kambing dalam kondisi sakit, mata merah, pilek dan kulit atau kudisan. Ketiga hewan tersebut harus dipisahkan dari kambing-kambing lainnya. Untuk kambing yang menderita mata merah oleh petugas diberi salep. Sedangkan kambing yang berpenyakit kulit, dilarang diperjualbelikan sebelum penyakitnya sembuh.

“Kalau yang sakit kulit tidak boleh dijual,sebelum sakitnya sembuh dan itu butuh waktu yang lama dan tidak boleh dikonsumsi,” ujar dokter hewan Disnakan Boyolali, Nurjanah.

Sementara untuk kambing yang menderita pilek dan mata merah, dinilai karena pengaruh cuaca yang dingin dan panas berdebu. Pengobatan kedua penyakit ini tidaklah sulit. Petugas juga melakukan pemeriksaan secara klinis meliputi hidung normal,mata,jantung dan paru-paru juga normal.

Dalam kesempatan tersebut, petugas juga melakukan sosialisasi kepada pedagang ciri-ciri hewan yang sehat dan layak untuk dikonsumsi, seperti salah satunya berumur dua tahun. “Selain itu, kambing harus ceria, gerakan sehat dan agresif,” ungkap Nurjanah.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge