0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Mantan Mendagri Pimpin Apel Siaga

Bahaya Merapi, 600 Relawan Disiagakan

Mardiyanto bersama rombongan dari BPBD menyaksikan pameran foto bencana alam yang dimiliki Pusat Informasi dan Pembelajaran (Pijar) bencana yang berada di kompleks Monumen Lindu Gedhe Desa Sengon, Prambanan, Klaten. (Dok.Timlo.net/Indratno Eprilianto)

Klaten – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Klaten telah menyiagakan 600 relawan guna menghadapi berbagai jenis bencana alam. Langkah itu sebagai upaya pengurangan resiko jika bencana alam datang sewaktu-waktu.

“Para relawan itu akan disiagakan untuk membantu masyarakat dalam mengurangi resiko bencana alam, seperti bahaya Gunung Merapi, gempa bumi, angin ribut dan banjir,” ujar Kepala BPBD Klaten, Sri Winoto usai mengikuti apel siaga bencana di Desa Sengon, Kecamatan Prambanan, Klaten, Selasa (23/10).

Dalam apel siaga yang diikuti 600 relawan itu dipimpin langsung mantan Menteri Dalam Negeri, Mardiyanto. Apel siaga itu sebagai rangkaian kegiatan bulan pengurangan resiko bencana.

Usai memimpin apel siaga, Mardiyanto bersama rombongan dari BPBD menyaksikan pameran foto bencana alam yang dimiliki Pusat Informasi dan Pembelajaran (Pijar) bencana yang berada di kompleks Monumen Lindu Gedhe Desa Sengon, Prambanan, Klaten.

“Diharapkan dengan penanggulangan bencana berbasis masyarakat ini diharapkan semua masyarakat sudah siap jika sewaktu-waktu bencana alam melanda, sehingga korban jiwa bisa diminimalisir,” ujar Mardiyanto.

Selain apel siaga relawan, BPBD bersama Pijar juga menggelar pembelajaran kesiapsiagaan bencana bagi lima ratusan pelajar SMP se-Kabupaten Klaten.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge