0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Serapan Anggaran APBD Masih Minim,

Serapan Anggaran Pendidikan Solo Baru 33 Persen

Walikota Solo Hadi Rudyatmo (timnlo.net - dhefi)

Solo – Memasuki triwulan keempat tahun anggaran 2012, serapan anggaran APBD Kota Solo masih tergolong minim. Dari seluruh kegiatan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), serapan anggaran yang paling rendah terletak pada sektor pendidikan.

Walikota Solo Hadi Rudyatmo (Rudy) menerangkan, anggaran yang sudah terserap sampai triwulan ketiga tahun 2012 baru mencapai 49,64 persen. Artinya, sekitar 50,36 persen dari belanja langsung APBD belum terlaksana. “Belum bisa maksimal. Terutama di bidang pendidikan yang baru terserap sekitar 33 persen saja,” katanya kepada wartawan, Selasa (23/10).

Ia mengakui, serapan anggaran sebesar itu masih tergolong lemah. Hanya, untuk serapan anggaran di bidang pendidikan menurutnya perlu proses penyesuaian. Hal itu dikarenakan adanya perbedaan penetapan tahun anggaran dengan tahun ajaran pendidikan.

Tak hanya di bidang pendidikan saja, dalam jangka waktu 1,5 bulan yang tersisa, Rudy menghimbau kepada semua jajaran SKPD untuk memanfaatkan waktu sebaik-baiknya. “Yang sudah tercantum di rencana kerja dan anggaran (RKA) supaya segera ditindak lanjuti,” ungkapnya.

Di satu sisi, minimnya serapan anggaran tersebut diklaim karena keterlambatan pelaporan pelaksanaan kegiatan di tiap SKPD. Artinya, SKPD yang bersangkutan terlambat mencairkan anggaran pada Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA).

Untuk Dana Alokasi Khusus (DAK), dari anggaran yang dipatok sebesar Rp 28,9 Miliar, sebesar Rp 8,6 Miliar di antaranya belum terserap. Anggaran sebesar itu dialokasikan di bidang pertanian, pendidikan dan kesehatan.

Sementara, Kepala Bidang (Kabid) Perbendaharaan DPPKA Kota Solo Suyamto justru mempertanyakan pada Dinas Pendidikan Pemudan dan Olahraga (Disdikpora) proses pencairan anggaran pendidikan yang tidak segera dilakukan. Saat ini, dalam pencairan tahap pertama tahun ini belum terserap semuanya. “Yang tahap pertama belum ada 90 persen. Bagaimana mau mengajukan pencairan tahap kedua,” ungkapnya.

Ketika dikonfirmasi hal tersebut, Kepala Dinas Dikpora kota Solo Rakhmat Sutomo berdalih, proses pelaksanaan kegiatan di SKPD yang dipimpinnya sedang berjalan. “Untuk DAK, semua kontrak sudah ditandatangani, ini sedang dalam proses,” terangnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge