0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pertanian Organik di Wonogiri Perlu Peningkatan

Direktur Utama PT Surya Agro Makmur Indonesia, Veranica Kriswardani (dok.timlo.net/aris arianto)

Wonogiri — Perilaku masyarakat Wonogiri untuk menerapkan pola pertanian organik dikatakan masih perlu ditingkatkan. Hanya saja tidak bisa sekaligus, mesti bertahap.

“Sebenarnya kesadaran menerapkan pola pertanian organik sudah mulai nampak di Wonogiri, tapi masih perlu ditingkatkan,” tutur Direktur Utama PT Surya Agro Makmur Indonesia, Veranica Kriswardani, di Selogiri, Wonogiri, Selasa (23/10).

Upaya peningkatan ini, menurut Veranica, jika dilakukan secara mendadak dan sekaligus justru berakibat penolakan di kalangan petani. Sehingga langkah bijaknya dengan bertahap.

“Petani sudah puluhan tahun terbiasa dengan pola nonorganik, dan untuk mengubahnya harus satu langkah satu langkah dulu, dimulai dengan pengenalan pola semi organik,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura (DispertanTPH) Wonogiri, Guruh Santoso menjelaskan, pola semi organik telah berjalan di beberapa wilayah. Khususnya di wilayah Wonogiri barat hingga utara.

“Sekitar Kecamatan Selogiri, Wonogiri Kota, Eromoko, Wuryantoro, Manyaran, Ngadirojo dan Sidoharjo, polanya misalnya menggunakan pupuk organik tapi masih dicampur unsur kimia, dan selanjutnya porsi kimia kita kurangi terus-menerus,” kata Guruh.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge