0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

KKN, Ribuan Mahasiswa Univet Bentuk Desa Posdaya

Ribuan mahasiswa Univet Sukoharjo siap diterjurkan ke desa-desa untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) (dok.timlo.net/sahid b sutanto)

Sukoharjo — Universitas Veteran Bangun Nusantara (Univet) Sukoharjo kembali melaksanakan program KKN (Kuliah Kerja Nyata). Tahun ini KKN diikuti sebanyak 1046 mahasiswa yang akan diterjunkan ke 63 desa di 20 kecamatan dalam 7 kabupaten.

Kabupaten yang dijadikan lokasi KKN yakni Kabupaten Sukoharjo (10 kecamatan), Wonogiri (dua kecamatan), Klaten (dua kecamatan), Karanganyar (dua kecamatan), Sragen (satu kecamatan), Pacitan (dua kecamatan) dan Temanggung (satu kecamatan). KKN mulai dilaksanakan selama 40 hari, terhitung 23 Oktober 2012 hingga 30 November 2012.

Kepala Pusat KKN Univet Sukoharjo, Ismail, Senin (22/10) mengatakan, sasaran utama KKN Univet tahun 2012 masih tentang pembentukan Desa Posdaya dan desa vokasi. “Dalam rangka mendukung program Pemerintah dan membentuk desa Posdaya yang ditargetkan dapat menjangkau 70 ribu desa se Indonesia sebagaimana program Yayasan Damandiri milik Haryono Suyono,” ujarnya.

Sementara untuk 2 desa pengembangan pilihan dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah terpilih di Desa Pondok, Kecamatan Nguter dan Desa Gedongan, Kecamatan Baki. Kedua desa tersebut direkomendasikan untuk dibimbing menjadi desa vokasi.

Dijelaskan, dalam KKN Posdaya, para mahasiswa diminta untuk memberdayakan potensi-potensi yang ada di masyarakat desa setempat. Mahasiswa dituntut dapat menangkap potensi yang dimiliki oleh desa yang ditempatinya, untuk dikembangkan dan diberdayakan.

“Tujuan dari posdaya ini, adalah mewujudkan masyarakat yang mandiri, menciptakan wirausaha dengan cara menggali potensi yang ada. Misalnya pembentukan PAUD di desa-desa dan pengembangan wirausaha,” imbuhnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge