0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dalami RUU Pengakuan

Solo Jadi Studi Banding Baleg DPR RI

Solo – Badan Legislasi (Baleg) DPR RI sedang mendalami Rancangan Undang-undang (RUU) tentang Pengakuan. Kota Solo merupakan salah satu daerah yang dijadikan studi banding untuk menyusun RUU tersebut.

Alasan dijadikannya Kota Solo sebagai studi banding pembahasan RUU Pengakuan dan Perlindungan Hak Masyarakat Hukum Adat karena Kota Solo merupakan salah satu kota budaya yang diakui oleh dunia luar. “Kami ingin mendapat masukan, ingin mendapatkan masukan terbaik dari kota ini,” kata Ketua Tim Kunjungan Kerja Baleg DPR RI, RA Dimyati kepada wartawan, Senin (22/10).

Selain Solo, sejumlah kota lain yang dijadikan studi banding adalah Aceh, Riau Kepulauan dan Kalimantan Timur. Dari beberapa kota tersebut, diharapkan bisa mendapatkan masukan terbaik untuk penyusunan RUU itu.

Sejumlah isu yang mendapatkan perhatian serius dalam menyusun RUU itu diantaranya adalah masalah pengakuan hukum adat, masalah sengketa dan permasalahan yang menyangkut pemberdayaan masyarakat hukum adat. “Intinya perlindungan dan pengakuan terhadap permasalahan adat,” terangnya.



Komentar Anda

loading...
KEMBALI KE ATAS badge