0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jelang Qurban, Harga Kian Melambung

Disnakkan Jamin Sapi Sragen Bebas Penyakit

Menjelang Hari Raya Idhul Adha, harga sapi kurban terus merangkak naik. (dok.timlo.net/agung)

Sragen – Mendekatai Hari Raya Idhul Adha atau Hari Raya Qurban, harga hewan kurban kambing dan sapi di Sragen naik hingga 40 persen dari harga normal. Harga hewan kurban ini diperkirakan akan bertambah mahal mendekati Idhul Adha, yang jatuh pada tanggal 26 Oktober mendatang.

Dari pantauan di Pasar Hewan Nglangon, Senin (22/10), seekor kambing dewasa dihargai dari Rp 1.300.000 hingga Rp 1.600.000. Sedangan harga sapi ada di kisaran antara Rp 10 juta hinggs Rp 11 juta per ekor. Menurut Gunardi, salah satu pedagang ternak, harga hewan kurban bervariasi, tergantung ukuran, berat, dan juga kesehatan. Namun, besarnya permintaan, terutama mendekati Lebaran Haji, membuat harga hewan kurban terus merambah naik. Setiap hari, tidak kurang dari 700 ekor sapi dan 250 kambing habis terjual.

Sementara mendekati Idul Adha, tim dari Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Sragen menggelar tinjauan ke tempat pengumpulan hewan kurban di seluruh wilayah Bumi Sukowati untuk memeriksa kesehatan hewan. Kegiatan ini digelar sejak 2 pekan sebelum pelaksanaan pemotongan hewan kurban. Kabid Kesehatan Hewan Disnakkan Sragen, Mulyani dengan tegas menjamin, bahwa seluruh ternak sapi dan hewan lain yang keluar dari Sragen dipastikan sehat dari segala penyakit.

Sebelumnya diberitakan, Disnakkan Sragen melakukan pemeriksaan dengan memberikan vaksinasi terhadap hewan ternak sapi di 47 desa dalam 13 kecamatan di Sragen. Hal ini dilakukan sebagai upaya pencegahan penyebaran penyakit antraks, terlebih menjelang pelaksanaan Idul Adha.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge