0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

25 Mantan Napi Dapat Bantuan Modal Usaha

Camat Ceper, Supriyono menyerahkan secara simbolis bantuan modal usaha kepada mantan Napi di wilayah Kecamatan Ceper. (Dok.Timlo.net/Indratno Eprilianto)

Klaten — Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Klaten menyalurkan bantuan modal usaha kepada 25 orang mantan narapidana (Napi) di tiga desa di wilayah Kecamatan Ceper, Klaten. Bantuan itu diberikan untuk membantu para mantan Napi agar bisa hidup seperti layaknya.

Petugas Sosial Kecamatan Ceper, Sutanti Isdiati, mengatakan batuan modal usaha berupa barang itu merupakan bantuan dari Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah senilai Rp25 juta. Diantaranya alat-alat pertukangan, sembako, burung parkit, pemintalan benang, arang, kambing dan sebagainya.

“Berbagai bantuan itu sesuai dengan permintaan masing-masing penerima saat pelatihan ketrampilan beberapa bulan lalu,” ujar Sutanti Isdiati saat ditemui usai penyerahan bantuan di Kantor Desa Jambu Kulon, Kecamatan Ceper, Senin (22/10).

Sutanti menjelaskan, bantuan itu di terima 25 orang mantan Napi di tiga desa di Kecamatan Ceper. Diantaranya 12 orang warga Desa Jambu Kulon, 10 orang warga Desa Klepu, dan tiga orang warga Desa Jombor.

“Bantuan itu merupakan tindak lanjut dari proposal tentang usulan penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) tuna sosial eks Napi Kecamatan Ceper yang kami ajukan ke provinsi. Bantuan kali ini merupakan yang kedua kalinya setelah 2005 lalu,” ujarnya.

Camat Ceper, Supriyono, mengatakan bantuan modal usaha tersebut diberikan untuk membantu para mantan Napi agar bisa hidup seperti layaknya. Dengan harapan bisa kembali bekerja secara halal.

“Bantuan itu nantinya digunakan oleh mereka (mantan Napi) untuk membuka berbagai usaha sesuai ketrampilan yang pernah didapatkan saat pelatihan,” ujarnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge