0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Karamba Geser untuk Kurangi Kematian Ikan

Petani ikan karamba di Waduk Cengklik. (Dok.Timlo.net/ nanin)

Boyolali — Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Boyolali mulai mencari upaya guna mengurangi kematian ikan di karamba Waduk Cengklik, Ngemplak, Boyolali akibat cuaca. Salah satu cara yang akan diusulkan adalah karamba geser. Dengan karamba geser ini, petani diharapkan bisa mencari lokasi yang lebih dalam untuk menghindari naiknya endapan yang mengakibatkan ikan kekurangan oksigen.

Kepala Disnakan Boyolali, Darsono mengatakan, penggunaan karamba geser kemungkinan bisa menjadi solusi bagi petani karamba menghadapi perubahan cuaca. Metode yang akan dilakukan, petani bisa mengeser karambanya di lokasi yang lebih dalam, sehingga bila endapan naik, tidak terlalu berpengaruh pada ikan.

“Ini masih kita bahas lebih dalam. Perubahan pola karamba ini memang harus dilakukan,agar kematian ikan bisa lebih diminimalisir,apalagi soal kematian ikan pada awal musim penghujan kan masalah klasik, jadi butuh penyelesaian untuk jangka panjang,” ungkap Darsono, Minggu ( 21/10 ).

Lebih lanjut Darsono mengatakan, tampaknya petani karamba Waduk Cengklik belum bisa menerima usulan tersebut. Pihaknya masih memerlukan pendekatan lebih jauh. Tidak dipungkiri memang bila usulan karamba geser belum mendapt respons dari petani, mengingat lokasi karamba di Waduk Cengklik saat ini berhimpitan.

“Tampaknya memang perlu ada penataan ulang karamba,” lanjut Darsono.

Diakui Darsono, pihaknya menyayangkan langkah petani yang mengurangi endapan sisa pakan dengan cara disedot menggunakan pompa mesin. Kondisi ini justru akan memperkeruh air waduk.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge