0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Gerindra Usulkan Cawawali Solo

Ketua DPC Gerindra Solo, Aris Nuryanto (Dok.Timlo.net/ Daryono)

Solo — Bursa Calon Wakil Walikota (Cawawali) yang akan mendampingi Walikota Hadi Rudyatmo (Rudy) memimpin Kota Solo terus bergulir. Kali ini giliran Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Solo ikut angkat bicara. DPC Gerindra Solo mengusulkan Cawawali dari kalangan muda.

Ketua DPC Gerindra Solo, Aris Nuryanto mengatakan, pihaknya sengaja baru memunculkan nama Cawawali karena menyesuaikan dengan kriteria yang disyaratkan PDIP. Hal ini lantaran Gerindra menyadari yang berhak mengusulkan Cawawali hanyalah DPC PDIP Solo.

Setelah melalui riset, lanjut Aris, DPC Gerindra akhirnya mengusulkan sosok RMH Aryo Hidayat Adiseno sebagai Cawawali Solo.

“Aryo Hidayat Adi Seno kami nilai layak menjadi pendamping Rudy hingga 2015 mendatang,” ungkap Aris, di RM Adem Ayem, Minggu (21/10).

Dijelaskan, Aryo merupakan pengusaha muda asal Solo yang masih keturunan Mangkunegaran. Sosoknya dinilai akan mewakili komposisi politikus-pengusaha. “Sebelumnya (Jokowi-Rudy) kan komposisinya pengusaha-politikus juga. Jadi Aryo ini menurut kami sesuai dengan kriteria PDIP. Selain itu, dia tokoh muda, usianya baru 40 tahun,” tutur Aris.

Selain itu, Aryo juga dinilai bisa mewakili kalangan Muslim. Aryo, lanjut Aris, selain terlibat dalam organisasi keislaman, juga memiliki kepedulian kepada sesama melalui pembinaan panti asuhan. “Dia bisa mewakili elemen Muslim. Dia juga melakukan pembinaan di bidang panti asuhan,” ujarnya.

Disinggung soal komunikasi ke PDIP soal nama Aryo, Aris mengaku baru akan melakukan komunikasi secara informal untuk mengetahui respons PDIP. “Secepatnya kami lakukan komunikasi informal. Jika calon yang kami direspons baik PDIP maka formalnya tidak akan sulit,” terang Aris.

Sementara itu, disinggung popularitas Aryo di masyarakat Solo, Aris menjelaskan pihaknya telah melakukan survei dari kalangan usia 18-35 tahun. “Popularitas dia (Aryo) di kalangan muda melebihi rata-rata. Dari survei internal yang kami lakukan dari kalangan usia 18-35 tahun, popularitas dia bahkan melebihi Pak Purnomo (Ahmad Purnomo),” ungkapnya.

Terkait pengusulan hanya satu nama, Aris menegaskan hal itu justru menunjukkan penjaringan yang dilakukan Gerindra  serius. “Kami konsen bagaimana kaderisasi kepemimpinan,” tukasnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge