0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Polresta Bentuk 2 Tim Penyelidikan Kasus Pembobolan RSJD Solo

Petugas saat melakukan olah TKP di RSJ Solo yang dibobol kawanan maling, beberapa waktu lalu (dok.timlo.net/iwan wahyu)

Solo — Polresta Solo bertindak cepat menangani kasus pencurian brankas di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Solo. Hari ini (Minggu 21/10), Polresta Solo membentuk dua tim untuk menanggani kasus pencurian yang mengakibatkan kerugian sekitar Rp 1,5 miliar ini.

Kasat Reskrim Polresta Solo Kompol Edi Suranta Sitepu mengatakan, pihaknya telah membentuk dua tim khusus untuk menyelidiki segala kemungkinan guna menangkap pelaku pembobol tiga brankas uang milik RSJD Solo. “Tim akan dibagi berdasar tugas. Tim pertama bertugas menelurusi dari dalam TKP sedangkan tim kedua bertugas mencari informasi dari luar TKP (Tempat Kejadian Perkara),” papar Kompol Edy Suranta Sitepu mewakili Kapolresta Solo Kombes Pol Asdjima’in, Minggu (21/10).

Diberitakan sebelumnya, Rumah Sakit Jiwa Surakarta, Sabtu (20/10) dibobol maling. Akibatnya uang sebesar Rp 1,5 miliar yang disimpan di dalam Brankas amblas. Sebelum menggasak uang di dalam brankas pelaku sempat mengobrak-abrik beberapa ruangan.

Komplotan maling diduga masuk melalui jendela aula bangunan RSJ yang berada disebelah Barat. Usai berhasil memanjat, pelaku lantas mengobrak- abrik ruangan bagian urusan Pendaftaran dan Registrasi karena tidak ditemukan uang atau barang yang berharga. Pelaku kemudian masuk ke bagian ruangan yang berada di sebelah Timur gedung RSJ dengan mencongkel beberapa kaca jendela Nako kamar mandi. Sebelum berhasil memasuki ruang bendahara, diduga pelaku juga mengacak-acak ruangan keuangan RSJ, karena jendela di bagian ruangan tersebut diketahui juga mengalami kerusakan pada bagian jendela.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge