0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Seminggu Tidak Hujan, Waktu Tanam Palawija Diundur

Petani tandur mundur di lahan. (Ilustrasi). (Dok.Timlo.net/ Aris Arianto)

Wonogiri — Terhitung sudah sepekan belakangan hujan tidak lagi mengguyur wilayah Wonogiri. Ini mengakibatkan kalangan petani terpaksa mengundurkan waktu tanam palawija.

Padahal benih palawija sudah disiapkan para petani sejak turunnya hujan kali pertama, sekitar dua minggu. Praktis benih palawija tersebut belum bisa ditanamkan dan disimpan kembali untuk jangka waktu yang belum bisa dipastikan.

“Ya, menunggu sampai musim hujan benar-benar datang, Mas. Kira-kiranya kapan ya belum pasti,” tutur Hanafi (42) penduduk Desa Sindukarto, Eromoko, Wonogiri, Minggu (21/10).

Hal serupa juga dilakukan warga lain di desanya. Mereka memilih menyimpan kembali benih jagung dan kedelai hingga hujan tiba.

Sementara, Nugroho (48) penduduk Gumiwang Lor, Kecamatan Wuryantoro mengaku tidak berani mengambil risiko dengan nekat menanam benih palawija. Alasannya hujan bisa saja datang masih lama lagi.

“Daripada dipaksakan menanam terus hujan masih dua atau 3 minggu lagi kan malah menambah pengeluaran kita, sebab mau tidak mau harus menyedot air di sungai dengan mesin pompa air,” jelas Nugroho.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge