0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kasus Pembobolan Brankas

CCTV di RSJ Solo Kurang Maksimal

Petugas saat melakukan olah TKP di RSJ Solo yang dibobol kawanan maling, beberapa waktu lalu (dok.timlo.net/iwan wahyu)

Solo — Terkait dibobolnya brankas Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Surakarta, Sabtu (20/10), Kapolsek Jebres AKP Rudi Hartono menyayangkan kurangnya peralatan CCTV (Circuit Closed Television) di rumah sakit tersebut.

“Cakupan luas area tidak seimbang dengan jumlah keamanan. Ditambah, kurangnya peralatan CCTV. Hanya di bagian tertentu CCTV berfungsi, sisanya tidak digunakan,” papar Kapolsek kepada wartawan, Sabtu (20/10).

Dikatakannya, dari hasil olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) dan pemeriksaan saksi-saksi, diperkirakan pembobolan tersebut dilakukan lebih dari satu orang. “Iya saksi ada yang menyebut, ada lima orang datang pada malam hari, sekitar pukul 22.30, katanya hendak besuk, tetapi masih kami dalami dari keterangan saksi,” tandas AKP Rudi mewakili Kapolresta Solo Kombes Pol Asdjima’in.

Sebelumnya diberitakan, brankas milik Rumah Sakit Jiwa Kenthingan dibobol pencuri. Kawanan pencuri berhasil menggondol uang senilai Rp 1,5 miliar.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge