0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tiga Raja Rebutan Semar di Alun-alun Sragen

Ki dalang Anom Suroto, mengangkat tokoh wayang Semar, didampingi Bupati Sragen Agus Fatchur Rahman (kiri) sebelum memulai pertunjukan wayang kulit di Alun-alun Kota Sragen. (dok.timlo.net/agung)

Sragen — Pagelaran wayang kulit dengan dalang Ki Anom Suroto, di Alun-alun Sasono Langen Putro, Sragen, Jumat (19/10) malam berlangsung cukup meriah. Ribuan orang dari berbagai wilayah di Bumi Sukowati begitu antusias mengikuti lakon yang dibawakan Ki Anom Suroto, yakni “Semar Boyong”.

Di tengah pertunjukan, saat acara Limbukan, kelima anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) yang dipimpin Wakil Ketua MPR Hajriyanto Y Thohari, didaulat untuk naik ke panggung dan nembang Jowo satu per satu. Tetapi karena mereka tidak bisa nembang akhirnya cuma menyampaikan dan mengkampanyekan 4 pilar kehidupan berbangsa dan bernegara, yaitu Pancasila, UUD 45, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika.

Dalam Semar Boyong ini antara lain diceritakan, terjadinya bencana di Negara0Pancawati, Astina dan Amarta. Ketiga negara tersebut dapat bebas dari bencana apabila dapat memboyong Kyai Semar. Karena itu Sri Rama, Raja Pancawati mengutus Lesmana, sedangkan Puntadewa raja Amarta mengutus Arjuna dan Duryudana, Raja Astina mengutus Karna untuk memboyong Kyai Semar.

Ki Semar sendiri selalu mengingatkan, bahwa terjadinya banyak bencana akibat para nayaka sudah meninggalkan uger-ugering Negara yaitu Pancasila. Pancasila sebagai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara sudah dilupakan. Semar bersedia diboyong kemana pun asal mereka dapat menyerahkan Sekar Pudhak Tunjungbiru. Akhirnya terjadi perebutan Sekar Pudhak Tunjungbiru antara Arjuna dengan Lesmana. Lesmana mendapat bunganya, Arjuna kulitnya.

Oleh Ki Semar, bunga dan kulit disambungkan dan berubah menjadi Batari Kanastren, yang membawa mandat Dewata Agung, bahwa tiba saatnya Semar mengikuti Pandawa. Mendengar ucapan Kanastren, Arjuna segera mengajak Semar ke Amarta. Kembalinya Semar ke Amarta, negara menjadi aman dan tenteram.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge