0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Salah Pakai Seragam, Siswi SMK Ditampar Kasek

Sragen —  Karena diduga memukul salah satu siswinya, Kepala Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kosgoro 2 Ngrampal, Aman Suryadi terpaksa harus berurusan dengan Polisi. Dia diadukan oleh orang tua Sugesti (16) siswi Kelas XI yang jadi korban pemukulan tersebut ke Polsek Ngrampal, Sragen, Jumat (19/10) sore.

Menurut Dwi Pujiastuti (36), orang tua Sugesti, peristiwa pemukulan tersebut berawal ketika Sugesti dan beberapa siswa lainnya pada Sabtu (13/10) lalu tidak mengenakan seragam yang sudah ditentukan sekolah. Waktu itu dia memakai seragam cokelat atau Pramuka. Oleh Kepala Sekolah (Kasek), Aman Suryadi, Sugesti ditanya alasan dia tidak memakai seragam dinas sekolah yang sudah ditentukan harus dipakai setiap Sabtu.

Namun menurut Dwi, ketentuan mengenai seragam dinas tersebut belum diberikan, karena sebenarnya pemakaian seragam Pramuka itu adalah ketentuan baru tetapi belum disosialisasikan kepada siswa, termasuk kepada anaknya, Sugesti. Pada saat itu banyak juga siswa lainnya yang memakai seragam Pramuka. Itu pun dia memakai seragam Pramuka karena seragam yang ditentukan masih kotor. Cuma kebetulan anaknyalah yang dipanggil kepala sekolah dan ditanya mengapa memakai seragam Pramuka pada hari Sabtu?

“Anak saya itu pakai sragam cokelat (Pramuka) pada Hari Sabtu, lainnya juga banyak tapi anak saya itu yang dipanggil. Sebetulnya ada ketentuan baru mengenai seragam itu, tapi belum dikasihkan, karena yang cokelat itu masih kotor. Anak saya mau ditampar, tapi ia masih bisa menghindar. Ketika ditampar yang kedua mengenai pipi dan leher,” kata Dwi ketika ditemui Timlo.net, di Polsek Ngrampal.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge