0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Guna Mencegah Terjangkitnya Penyakit

Jelang Qurban, Petugas Kesehatan Sisir Pasar Hewan

Petugas kesehatan memeriksa sapi di Pasar Hewan (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Petugas Dinas Peternakan dan Perikanan Pemkab Boyolali terus melakukan penyisiran ke pasar-pasar hewan menjelang Hari Raya Idhul Adha. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi terjangkitnya penyakit pada hewan untuk qurban seperti sapi dan kambing baik yang datang maupun dibawa keluar Boyolali.

Penyusuran petugas dilakukan di lima pasar hewan setiap pasaran. Petugas melakuka pemeriksaan terhadap hewan untuk qurban meliputi kondisi glukosa mata, jantung, usus dan faces ternak, dalam hal ini sapi, kambing dan domba. Bila diketahui terindeksi penyakit, maka petugas tidak akan mengijinkan hewan tersebut untuk diperjual belikan atau dipotong untuk hewan qurban.

Selain itu, petugas juga memperketat pemberian surat keterangan kesehatan hewan (SKKH). Pedagang baru diijinkan membawa hewan ternaknya masuk dan keluar dari Boyolali bila sudah mengantongi SKKH tersebut. Untuk mendapatkan SKKH tersebut, hewan ternak harus diperiksa secara intensive oleh dokter hewan.

“Sebelum SKKH kita berikan secara cuma-cuma,hewan harus diperiksa secara detail,kalau diketahui sakit maka tidak akan kita terbitkan SKKH,” ungkap Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Disnakan Boyolali, Ir Ida Nawaksari, Sabtu (20/10).

Untuk mengintensifkan pemeriksaan kesehatan hewan menjelang Idhul Adha, Disnakan telah menyiapkan enam dokter hewan dan enam paramedis yang siap melakukan penyisiran ke pasar-pasar hewan. Tim akan memberikan rekomendari terkait kondisi hewan, bila ditemukan penyakit dan tidak layak dikonsumsi, dilarang untuk dijual. Ada lima pasar hewan yang saat ini mendapat pengawasan, Simo, Banyudono, Ampel, Karanggede dan Boyolali Kota.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge