0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Peringati Hari Pangan Sedunia

Gunungan Hasil Bumi Diarak Keliling Boyolali

Gunungan tumpeng hasil bumi diarak keliling kota Boyolali (dok.timlo,net/nanin)

Boyolali —  Sebuah gunungan tumpeng besar menarik perhatian masyarakat saat diarak keliling Boyolali Kota. Salah satu yang menjadi daya tarik masyarakat yang melihatnya adalah gunungan tersebut berisi hasil bumi, seperti uwi, kimpul, tales, sayur mayur, buah dan padi. Keberadaan mbok-mbok petani yang berjalan sambil menyanyikan kodok ngorek semakin menarik para pengguna jalan. Arak-arakan gunungan hasil bumi tersebut merupakan serangkaian acara dalam memperingati Hari Pangan Sedunia ke-32.

Setelah diarak keliling, gunungan dibawa ke Gedung Singosewayan dan diserahkan ke Pemkab Boyolali yang diterima Assisten 2 Juwaris. Menurut Koordinator Advokasi Lestari Mandiri penyelenggara acara, Mulyono, penyerahan gunungan ke Pemkab sebagai bentuk prihatin akan mulai memudarnya konsumsi masyarakat terhadap produk makanan lokal.

Kondisi paling parah ditemukan pada anak-anak yang sama sekali tidak mengenal produk makanan lokal atau tradisional namun lebih mengenal produk impor. “Ironis sekali saat ini anak-anak justru tidak mengenal produk-produk lokal, justru produk impor yang mereka kenal, tidak hanya di kota, di desa juga sudah terpengaruh itu,” ungkap Mulyono, Sabtu (20/10).

Hal senada dikemukakan Kepala Badan Ketahanan Pangan (KKP), Mulyatno. Melalui momentum tersebut, Mulyatno juga mengajak masyarakat memanfaatkan dan mengoptimalisasi pekarangan rumah untuk ditanami dengan berbagai jenis tanaman produktif.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge