0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Heppy Trenggono: Indonesia Butuh Pengusaha Berkarakter

President Indonesian Islamic Business Forum (IIBF), Heppy Trenggono (Dok. Timlo.net/Andi Penowo)

Solo —  Indonesia membutuhkan peran pengusaha yang berkarakter dalam rangka membentuk kemandirian bangsa. Modal ini jelas sangat penting sebagai dasar membangun negara yang maju dan berkualitas.

Hal itu diungkapkan President Indonesian Islamic Business Forum (IIBF), Heppy Trenggono kepada media, di sela-sela acara workshop bertajuk ‘Strategi Membangun Bisnis dan Kekayaan Tanpa Riba’, di Grha Soloraya, Sabtu (20/10).

Adapun realitas yang dihadapi saat ini, Indonesia masih sangat kekurangan pengusaha. Dikatakan dia, jumlah pengusaha yang ada baru sebesar 0,18 persen saja. Parahnya lagi, dari jumlah itu tidak seluruhnya merupakan pengusaha berkarakter.

“Indonesia itu jumlah pengusahanya sangat sedikit jika dibandingkan negara-negara lain dan tidak semua berkarakter. Oleh sebab itu, Indonesia butuh pengusaha yang berkarakter,” tegas Heppy Trenggono.

Pembentukan karakter ini memang dirasa sangat perlu. Pasalnya, menurut dia, dampak globalisasi telah memberikan efek samping berupa liberalisasi di berbagai sektor.

“Kita tidak bisa melawan dengan liberalisme juga karena produk kita tidak siap, bahkan pasar kita sendiri tidak kita kuasai. Maka, satu-satunya cara untuk mengatasi itu adalah dengan membangkitkan sentimen ke-Indonesiaan,” pungkas Heppy Trenggono.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge