0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

RSJ Solo Dibobol, Uang Rp1,5 Miliar Digondol

Petugas saat melakukan olah TKP di RSJ Solo yang dibobol kawanan maling, beberapa waktu lalu (dok.timlo.net/iwan wahyu)

Solo — Rumah Sakit Jiwa (Solo) yang berlokasi di Jurug, Jebres, Sabtu (20/10) dibobol maling. Akibatnya uang sebesar Rp 1,5 Miliar yang disimpan di dalam brankas amblas. Sebelum menggasak uang di dalam brankas, pelaku sempat mengobrak-abrik beberapa ruangan.

Informasi yang dihimpun Timlo.net di lokasi kejadian menyebutkan, komplotan maling diduga masuk melalui jendela aula bangunan RSJ yang berada di sebelah barat. Usai berhasil memanjat, pelaku lantas mengobrak-abrik ruangan Pendaftaran dan Registrasi karena tidak ditemukan uang atau barang yang berharga.

Pelaku kemudian masuk ke bagian ruangan yang berada di sebelah timur gedung RSJ dengan mencongkel beberapa kaca jendela nako kamar mandi. Sebelum berhasil memasuki ruang bendahara, diduga pelaku juga mengacak-acak ruangan keuangan RSJ, karena jendela di bagian ruangan tersebut diketahui juga mengalami kerusakan.

“Tiga brankas dari lima brankas yang berada di RSJ sudah dalam keadaan rusak dan dibuka paksa oleh maling. Saat pegawai RSJ di bagian perbendaharaan masuk, keadaan kantornya itu sudah dalam keadaan acak-acakan, serta beberapa brankas diketahui sudah terbuka,” ujar Rohmad Hidayat, salah satu Satpam RSJ.

Direktur RSJ Solo Endro Suprayitno saat ditemui wartawan mengaku, pihaknya kehilangan uang sekitar Rp 1,5 miliar. “Kalau besarnya yang pasti saya tidak tahu, Mas. Ya ada kurang lebih sekitar 1 miliaran, karena semua masalah keuangan disimpan di ruangan itu, dan disimpan dibeberapa brankas,” ujar Endro.

Kapolsek Jebres AKP Rudi Hartono ketika di konfirmasi membenarkan tentang peristiwa tersebut. “Satuan Rekrim Polresta Solo langsung melalakukan identifikasi Tempat Kejadian Perkara (TKP),” paparnya.

Dikatakan, tidak hanya mengidentifikasi jejak pelaku, polisi juga melakukan identifikasi beberapa brankas yang berhasil dicongkel, untuk mengetahui sidik jari pelaku.

“Beberapa saksi sudah kami lakukan pemeriksaan, untuk hasil sementara pelaku masih dalam pencarian lebih lanjut oleh pihak kepolisian,” terang AKP Rudi Hartono.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge