0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Biadab! Siswi Kelas 4 SD Diperkosa Pria Beristri

Korban pemerkosaan (baju merah) di Mapolres Wonogiri, Sabtu (20/10) (dok.timlo.net/aris arianto)

Wonogiri — Malang nian nasib Kantil –bukan nama sebenarnya– siswi kelas 4 SD di Giritontro, Wonogiri. Bocah berusia 13 tahun tersebut diperkosa seorang pria beristri yang masih terhitung satu famili. Kenyataan ini semakin menambah daftar panjang kasus asusila di wilayah Wonogiri.

Informasi yang didapat Timlo.net menyebutkan, Kantil maupun pelaku pemerkosa, Sriyanto (26) alias Anto adalah warga Tlogosari, Giritontro. Rumah keduanya pun berdekatan.

Peristiwa pemerkosaan terbongkar saat korban  menceritakan sendiri kejadian yang dialami ke ibu kandungnya, Sutarti (45). Kantil mengeluh sakit di bagian kemaluan lantaran telah diperkosa Anto.

“Kejadian pemerkosaan itu pada hari Senin (15/10) siang sekitar pukul 14.00 WIB, di rumah Anto, waktu itu korban sedang datang bulan,” terang Kepala Dusun (Kadus) Tlogosari, Suharno saat dijumpai usai melaporkan kejadian tersebut di Mapolres Wonogiri, Sabtu (20/10).

Diceritakan, saat itu seperti biasanya sepulang sekolah, korban bermain-main di rumah Anto. Dalam rumah hanya ada mereka berdua. Sementara istri Anto, Mismi tengah ke ladang.

Awalnya Anto meminta korban memijit punggungnya di dalam kamar. Beberapa waktu kemudian, korban keluar kamar hendak pulang ke rumah. Namun secara sigap, Anto menarik tangan korban masuk ke dalam kamar kembali.

“Kemudian korban dibuka secara paksa celananya dan diperkosa,”  papar Suharno lagi.

Sebenarnya antara korban dan pelaku masih ada garis famili. Inilah yang membuat keduanya sangat akrab dan korban pun setiap pulang sekolah selalu bermain di rumah Anto.

“Anto sempat mengelak telah memperkosa, tapi setelah dilakukan visum terbukti dari kemaluan korban ada luka dan robek,” jelas Pak Kadus.

Sayang, kini Anto telah menghilang. Keberadaannya tidak diketahui. Lantaran itu keluarga dan pemerintah dusun setempat sepakat melaporkannya ke pihak berwajib.

“Kami minta Anto segera pulang dan mempertanggungjawabkan perbuatannya itu, kasihan korban, sudah ditinggal minggat bapaknya sebelum lahir, sekarang diperkosa lagi,” pungkas Suharno sembari menambahkan korban tergolong kurang cerdas sehingga telah berusia 13 tahun masih duduk di kelas 4 SD.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge