0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Gawat! Listrik RSUD Solo Sering Oglangan

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Solo yang berlokasi di Ngipang, Kadipiro, Banjarsari (dok.timlo.net/daryono)

Solo — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Solo di Ngipang, Kadipiro, Banjarsari telah beroperasi sejak 8 Oktober lalu. Namun, sejumlah persoalan masih dihadapi sehingga menggangu pelayanan kepada pasien.

Salah satu persoalan krusial yaitu masih sering padamnya aliran listrik di RSUD itu. Hal itu berimbas buruk pada pelayanan, peralatan dan operasional rumah sakit.

Direktur RSUD Solo Sumartono Kardjo mengatakan pihaknya masih menemui banyak kendala teknis maupun non teknis bagi operasional rumah sakit tipe C itu. “Selama 2 minggu beroperasi, ternyata listriknya masih oglangan. Padahal, kapasitas listrik sudah cukup besar yakni 345 KVA. Tapi kita sudah koordinasikan dengan PLN,” kata Sumartono, Sabtu (20/10).

Menurutnya, listrik sangat vital bagi pelayanan rumah sakit. Akibat dari masalah itu, sejumlah operasional jadi terganggu. Di antaranya, pelaksanaan uji laboratorium harus diulang dari awal. “Kalau listriknya mati di tengah-tengah uji laboratorium, tentu kami harus mengulangnya dari awal. Pereaksi darah tidak bisa bekerja saat listrik mati,” tuturnya.

Tidak hanya soal operasional, matinya aliran listrik itu secara tidak langsung akan berimbas pada alat medis yang dimiliki rumah sakit baru itu. Semakin sering listrik padam, maka jangka waktu penggunaan alat alat-alat medis juga akan berkurang.

Berdasar informasi yang diperoleh Sumartono, matinya listrik di RSUD itu dikarenakan adanya pemeliharaan listrik di jaringan Ngipang. Namun, kemungkinan besar kejadian tersebut hanya terjadi sampai akhir bulan Oktober. “Jadi, November dimungkinkan listriknya sudah berjalan lancar,” katanya.

Guna mengatasi hal itu, RSUD mengoperasikan genset dari gedung lama. Hanya saja, hal itu masih terkendala dengan instalasi listrik antara RSUD Banjarsari dengan Ngipang. “Sistem otomatis tidak bisa dilakukan, jadi harus secara manual. Tapi kami tidak memiliki mekanik electric (ME),” tuturnya.

Menanggapi hal itu, Ketua Komisi IV DPRD Solo, Teguh Prakosa mengatakan jika pihaknya sudah mendapatkan laporan dari pihak RSUD. “Kami berharap masalah itu segera teratasi dan jangan sampai berimbas pada kualitas pelayanan,” kata Teguh.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge