0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Beberkan Kisah KH Ahmad Dahlan

Wayang Santri Sang Pencerah Jadi Tuntunan

Pagelaran Wayang Santri Sang Pencerah dengan dalang Ki Enthus Susmono di GOR UMS, Jumat (19/10) malam (dok.timlo.net/achmad khalik)

Sukoharjo — Pagelaran Wayang Santri Sang Pencerah dengan dalang Ki Enthus Susmono digelar di Gedung Olah Raga (GOR) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Pabelan, Sukoharjo, Jumat (19/10) malam. Acara yang diselenggarakan dalam rangka Dies Natalis UMS ke 54 tersebut disaksikan ratusan penonton, baik yang berada di dalam GOR maupun di pelataran dengan menggunakan giant screen.

Dengan menyuguhkan pertunjukan wayang golek, Ki Enthus Susmono menceritakan tentang pendiri Muhammadiyah KH Ahmad Dahlan. Penggambaran situasi serta kondisi umat Islam saat itu yang ditelantarkan oleh pemuka-pemukanya diangkat dalam pertunjukan tersebut. Disamping juga diselingi dengan dialog imaginer yang mengajak kerukunan antar umat.

Selain menyuguhkan cerita tentang berdirinya Muhammadiyah, sesekali juga diselingi dengan guyonan-guyonan segar sejingga tidak terlalu tegang. Gerakan wayang golek yang lugas diiringi dengan permainan gamelan yang kental membuat suguhan Wayang Santri Sang Pencerah tersebut nikmat untuk ditonton.

Salah seorang penonton, Wahyu, mengatakan pertunjukan Wayang Santri Sang Pencerah tersebut baginya tidak hanya sebagai tontonan namun juga tuntunan. “Lakon yang diambil ini kan KH Ahmad Dahlan jadi sambil menonton pertunjukannya juga mendapat tuntunan dari cerita tersebut,” ujar mahasiswa UMS semester V tersebut.

 



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge