0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Para Lurah Semangat Keroncongan

OK Gita Praja di Bale Soedjatmoko, Jumat (19/10) malam. (Dok.Timlo.net/ Achmad Khalik)

Solo — Pergelaran Keroncong Bale dengan mendatangkan Orkes Keroncong (OK) Gita Praja dari Kestalan, Banjarsari, mewarnai Balai Soedjatmoko Solo, Jumat (19/10). Orkes keroncong yang beranggotakan para lurah dan staf kelurahan di Kecamatan Banjarsari tersebut silih berganti melantunkan langgam dan stambul untuk menghibur penonton yang menyaksikan pertunjukan tersebut.

Langgam-langgam seperti Jembatan Merah, Bandar Jakarta dan Segenggam Harapan terlantun merdu menghiasi penampilan mereka malam itu.

Ketua OK Gita Praja, Ibnu Sarjito mengatakan, kelompok tersebut berdiri tanggal 21 Juni 2009. Berawal dari semangat para lurah, staf kelurahan dan warga masyarakat di kecamatan tersebut untuk melestarikan musik keroncong sebagai ciri khas Kota Bengawan yang menjadi tempat dan kantong budaya.

“Awal berdirinya kelompok ini dari semangat para lurah, staf kelurahan dan warga masyarakat yang sadar akan budaya pelestarian musik keroncong yang mulai meredup,” ungkapnya.

Kesibukan antaranggota OK Gita Praja, lanjut Ibnu, tidak menjadi kendala untuk terus berkarya. Setiap malam Sabtu, anggota OK Gita Praja rutin berlatih di Kelurahan Kestalan, Banjarsari. “Kami berlatih rutin setiap malam Sabtu di Kelurahan Kestalan,” ungkapnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge