0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

1000 Rumah Tak Layak di Tangen Segera Dibedah

Salah satu RTLH di Desa Jekawal, Kecamatan Tangen, Sragen. (dok.timlo.net/agung)

Sragen – Unit Pelayanan Terpadu Penanggulangan Kemiskinan (UPTPK) Sragen, telah mengadakan verifikasi terhadap 1000 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kecamatan Tangen, Sragen. Sedangkan  pelaksanaan bedah rumah baru akan dilaksanakan setelah Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Perubahan disahkan. Demikian dikatakan Kepala Seksi Pelayanan Sosial Ekonomi UPTPK Sragen, Suratno.

Kepada wartawan, Jumat (19/10) Suratno mengatakan, anggaran untuk pemugaran RTLH sudah disetujui dalam pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Kabupaten Sragen, Senin (15/10) lalu. Rencananya pada Senin (22/10) mendatang UPTK akan mengadakan sosialisasi selama 4 hari ke warga yang rumahnya akan dibedah.

“Kita tinggal menunggu disahkannya DPA, setelah itu kita baru mulai melaksanakan rehab RTLH. Tapi sebelumnya kita akan adakan sosialisasi terlebih dahulu mulai Senin (22/10) mendatang,” kata Suratno.

Suratno menerangkan, semua RTLH yang diusulkan dari tiap-tiap desa di Kecamatan Tangen, sudah didatangi UPTK untuk diverifikasi. Namun tidak semua usulan desa tersebut disetujui. Karena setelah dilakukan survei, tidak semua rumah masuk kategri RTLH.

Untuk Kecamatan Tangen, RTLH akan dilaksanakan di Desa Galeh, Jekawal, Sigit, Denanyar, Ngrombo, Dukuh dan Ketelan. Setiap desa tersebut rata-rata ada 140 RTLH yang akan dipugar. Di mana setiap rumah akan mendapatkan dana stimulan sebesar Rp 4.000.000. Sementara kekurangan lainnya dibebankan kepada masyarakat secara swadaya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge