0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Diminta Segera Lakukan Islah

GRB: Bupati dan Wabup Sragen Harus Rukun!

Gerakan Rakyat Bersatu (GRB) dalam aksinya di depan Kantor Setda Sragen, Jum'at (19/10). (dok.timlo.net/agung)

Sragen – Gerakan Rakyat Bersatu (GRB) kembali mempertanyakan komitmen kedua pucuk pimpinan Kabupaten Sragen, antara Bupati Agus Fatchur Rahman dan Wabup Daryanto yang dinilainya tidak harmonis. Dalam aksinya di halaman Kantor Setda Sragen, Jumat (19/10),  GRB menuntuk agar Bupati dan Wabub bisa saling bekerja sama dan menjaga kerukunan dalam melaksanakan pembangunan di Bumi Sukowati.

Selain itu GRB juga menuntut aparat penegak hukum untuk segera menuntaskan 2 kasus yang membelit Kabupaten Sragen saat ini. Yaitu kasus dana kas daerah (Kasda) senilai Rp 11,2 miliar serta kasus Proyek Percepatan Insfra Struktur Daerah (PPID) tahun 2011 senilai Rp 13,5 miliar.

Ketua Presidium GRB, Lucky menyerukan agar Bupati dan Wabup Sragen melakukan islah (perdamaian) dan mengingat kembali sumpah jabatan yang pernah mereka ucapkan. Karena tanggung jawab keduanya adalah kepada rakyat secara keseluruhan di Bumi Sukowati, bukan pada partai atau golongan tertentu. Ditambahkan, Bupati Agus dan Wabup Daryanto jangan sampai terkontaminasi dengan kelompok tertentu yang justru dapat memecah belah dan membuat hubungan keduanya menjadi renggang.

“Mereka harus sadar bahwa tanggung jawabnya adalah untuk rakyat. Mereka adalah abdi masyarakat dan pelindung masyarakat, bukan untuk golongan tertentu atau partai tertentu,” kata Lucky kepada Timlo.net.

Dalam aksi sebelumnya, GRB juga pernah ditemui langsung Bupati Agus Fatchur Rahman. Saat itu, Bupati Agus mengatakan, antara Bupati dan Wabup tetap sejalan untuk mewujudkan visi dan misi mereka dalam rangka menyejahterakan wong cilik.

Menanggapi hal itu, Lucky masih menyangsikan keduanya sudah melakukan islah. Karena secara kasat mata hubungan mereka hingga saat ini masih sama dan belum ada tanda-tanda perubahan.

“Saya masih sanksi, sampai sekarang belum ada tanda-tanda ke arah itu (islah). Saya belum melihat mereka bertemu dan membuat komitmen untuk sama-sama membangun Sragen ini. Harus ada pertemuan antara Bupati Agus dan Wabup Daryanto untuk konsisten dan meminta kepada masing-masing konstituennya untuk mentaati itu semua,” katanya.

Sementara itu ketika ditemui secara terpisah, Jumat  (19/10), Bupati Sragen Agus Fatchur Rahman, menanggapi aksi GRB tersebut secara santai. “La wong kita tidak ada apa-apa kok. Menurut saya hubungannya baik-baik saja. Kecuali kalau Bupati  dan Wkil Bupati gelutan ning ndalan, iki ora ono opo-opo,” pungkasnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge