0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Apel dan Pir Cegah Penyakit Stroke

Apel adalah buah yang kaya manfaat. (Dok:Timlo.net/Google Image.)

Timlo.net — Memakan banyak buah berdaging putih seperti apel dan pir bisa mengurangi resiko terkena stroke secara signifikan.

Dalam sebuah penelitian, para peneliti Belanda berusaha menemukan sebuah hubungan antara resiko stroke dan memakan buah dan sayuran berwarna-warni. Mereka mengamati laporan dari 20 ribu partisipan berusia antara 20 hingga 65 tahun mengenai apa yang mereka konsumsi selama satu tahun.

Semua partisipan didiagnosis bebas dari penyakit jantung atau stroke di awal penelitian.

Selama 10 tahun berikutnya, 233 orang terkena stroke. Para peneliti berkata bahwa resiko terkena stroke 52 persen lebih rendah untuk mereka yang memakan buah dan sayuran berdaging putih, dibandingkan dengan mereka yang tidak mengkonsumsinya.

Para peneliti menemukan bahwa konsumsi buah dan sayuran berdaging putih sebanyak 25 gram per hari dihubungkan dengan penurunan resiko stroke sebesar 9 persen. Padahal sebuah apel sendiri memiliki berat rata-rata 120 gram.

“Untuk mencegah stroke, mengkonsumsi buah dan sayuran berdaging putih dalam jumlah tertentu mungkin berguna,” kata Linda M. Oude Griep, MSc, dari University of Wageningen di Belanda dalam sebuah rilis pers.

Dia berkata bahwa sebuah apel setiap hari “adalah sebuah cara yang mudah untuk meningkatkan konsumsi buah dan sayuran berdaging putih,” tapi karena buah dan sayuran dengan warna lain juga bisa melindungi kita dari penyakit kronis, maka merupakan suatu hal yang penting untuk memakan berbagai macam buah dan sayuran.

Buah berdaging putih meliputi pisang, mentimun, kol kembang, chicory, pir dan apel.

Warna pada bagian buah dan sayuran yang bisa dimakan mencerminkan kehadiran manfaat fitokimia (senyawa tanaman) seperti karotenoid dan flavonoid.

Dalam penelitian ini, para peneliti membagi buah dan sayuran ke dalam empat kelompok warna (sayuran berdaun hijau gelap, kubis dan selada), kuning-jingga (umumnya buah jeruk), merah-ungu (umumnya sayuran berwarna merah) dan putih (pir dan apel).

Para peneliti percaya bahwa merekalah yang kali pertama meneliti hubungannya kelompok warna buah dan sayuran dengan stroke. Tapi, mereka mengatakan bahwa masih perlu lebih banyak penelitian untuk mengkonfirmasi penemuan tersebut. “ Mungkin terlalu dini untuk para dokter menyarankan para pasien mengubah pola makan mereka hanya berdasarkan penelitian kami,” kata Oude Griep. Penelitian ini diterbitkan dalam Stroke: Journal of the American Heart Association dilansir dari WebMD.com.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge