0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Mengapa Kardi Dibunuh?

Tiga pelaku pembunuhan terhadap Kardi masing-masing, Irwanto Alias Sukir (20), Sentot Supriyanto alias Sentot (30) dan Filtra Nur Efendi alias Kenyuk (25). (dok.timlo.net/agung)

Sragen – Kasus pembunuhan Kardi alias  Andut (36) sempat menggegerkan warga Sragen. Lalu, mengapi korban (Kardi) sampai dibunuh oleh sekitar 6 orang?

Menurut pengakuan 3 tersangka yang berhasil ditangkap aparat Polres Sragen, yakni Irwanto Alias Sukir (20), Sentot Supriyanto (30) dan Filtra Nur Efendi alias Kenyuk (25), mereka membunuh Kardi karena tersinggung terhadap sikap korban yang dinilainya sok jagoan.

Pada saat itu, keenam pelaku yang sedang mengadakan pesta minuman keras (Miras), tiba-tiba didatangi Kardi yang mengendarai motor Yamaha Force one AD 5469 EP, sekitar pukul 01.30 WIB.

Sebelum datang ke lokasi pesta Miras di Dusun Mojo Kulon tersebut, kuat dugaan, korban memang sudah lebih dulu menenggak minuman keras. Usai turun dari sepeda motor, korban yang telihat sempoyongan, langsung mengutarakan niat untuk bergabung minum dengan para tersangka. Tapi sayang, sikap korban yang dinilai sok jagoan lantaran sebelumnya belum pernah saling kenal sontak membuat para tersangka yang sudah sama-sama terkena pengaruh miras emosi.

Mendengar ucapan yang tidak mengenakkan dari pelaku, Si alias Sk tersangka yang dinyatakan buron, memukul korban dengan tangan kanan mengenai dagu dan leher korban. Setelah terjatuh, tersangka Irwanto alias Sukir menginjak pipi kiri korban menggunakan kaki kanan. Disusul tersangka sentot menendang bagian mulut korban hingga berdarah .

Usai dihajar, tersangka Filtra alias Kenyuk menyuruh rekannya agar korban di buang ke kuburan. Namun oleh para rekanya tersangka dibuang di tepi sungai. Saat itu korban dibopong oleh Dk alias Bb yang juga dinyatakan buron.

Salah satu pelaku, Irwanto Alias Sukir mengaku, saat kejadian dia dalam kondisi mabuk akibat pengaruh minuman keras. Ia ikut menganiaya korban dengan alasan tersinggung dan berniat membantu rekanya.

“Saya sempat menginjak wajahnya satu kali,  karena gelap, saya tidak tahu apakah parah atau tidak,” katanya kepada wartawan, Kamis (18/10).

Sementara itu Kapolres Sragen AKBP Susetio Cahyadi, mengungkapkan, tersangka Irwanto alias Sukir ditangkap di rumahnya, sedangkan Supriyanto alias Sentot ditangkap di kawasan sambungmacan ketika berniat untuk kabur ke surabaya. Sementara Filtra alias Kenyuk ditangkap di kos-kosan di wilayah Salatiga.  Selain memburu para pelaku yang dinyatakan masih buron. Dalam waktu dekat polisi juga akan melakukan proses reka ulang.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge