0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

KPPU Dorong Perekonomian Nasional

Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), Tadjuddin Noer Said, menyampaikan paparan dalam acara Dialog Persaingan Usaha, di Novotel Hotel Solo, Kamis (18/10) (Dok.Timlo.net/ Andi Penowo)

Solo — Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) siap membuat sejumlah gebrakan demi mendorong perekonomian nasional. Secara umum, kinerja KPPU terus menunjukkan adanya peningkatan. Pada 2011, KPPU telah melaksanakan 29 kegiatan monitoring dan pengawasan.

Terdiri dari 20 kegiatan monitoring dan pengawasan yang dilaksanakan oleh kantor pusat KPPU. Serta sembilan kegiatan monitoring dan pengawasan yang dilaksanakan Kantor Perwakilan Daerah KPPU. Sementara dalam lima tahun terakhir, KPPU telah melaksanakan sebanyak 155 kegiatan monitoring baik yang dilaksanakan Kantor Pusat KPPU maupun yang dilaksanakan Kantor Perwakilan Daerah KPPU.

Di sektor telekomunikasi, putusan KPPU atas perkara Temasek dan kartel SMS telah berdampak pada turunnya tarif jasa layanan yang semakin kompetitif. Penurunan tarif tersebut diperkirakan telah memberikan income saving bagi konsumen sebesar Rp 1,6 triliun hingga Rp 1,9 triliun selama 2007 hingga 2009.

Hal ini menunjukkan bahwa efek positif dari putusan KPPU bagi konsumen dan perekonomian nasional cukup berarti. Sementara itu di sektor perdagangan, bersama pemerintah KPPU mencoba melakukan penataan ruang terkait perlindungan pasar tradisional dari serbuan pasar modern. Ketua KPPU, Tadjuddin Noer Said mengatakan pihaknya telah memberi saran dan pertimbangan pada pemerintah untuk melakukan zonasi.

“Pasar tradisional dan modern ini harus jadi kebijakan pemerintah,” katanya dalam acara Dialog Persaingan Usaha, di Novotel Hotel Solo, Kamis (18/10).



Komentar Anda

loading...
KEMBALI KE ATAS badge