0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Wow! Lelang Motor Pemkab Klaten Tembus Rp1, 3 Miliar

Ini Dia, lelang motor di Pemkab Klaten, (18/10) (Dok.Timlo.net/ Indratno Eprilianto)

Klaten – Perolehan pada pelaksanaan lelang sepeda motor yang merupakan aset Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten tembus Rp1,3 miliar. Jumlah itu melebihi dari target sebelumnya sebesar Rp 802 juta.

Lelang terbuka yang digelar pada Rabu (17/10) itu merupakan kerjasama antara Pemkab Klaten dengan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Surakarta. Dari 481 unit sepeda motor yang dilelang semua habis terjual.

“Angka pencapaian sementara sekitar Rp1,3 miliar. Namun demikian angka itu baru bisa terpenuhi jika pemenang lelang membayar pelunasan sesuai harga lelang,” ujar Kepala Dinas Pendapatan Pengeloaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Klaten, Sunarno, Kamis (18/10).

Hingga saat ini, kata Sunarno, pemenang lelang yang sudah melunasi dan mengambil barang sekitar 50 persen. Sedangkan sisanya atau sekitar 200 unit sepeda motor masih menunggu pelunasan dari pemenang lelang lainnya. Sebab jika ada pemenang lelang yang tidak mau melunasi maka jumlah yang didapat tidak sampai Rp 1,3 miliar.

“Kami masih menunggu, apakah semua motor itu akan dibayar oleh pemenang lelang atau tidak. Pemenang lelang diberi batasan waktu selama tiga hari sejak pelaksanaan lelang untuk mengambil barangnya. Sebab, bila tidak dilunasi dan diambil, maka uang jaminan yang sudah diserahkan sebelum lelang akan hangus,” jelas Sunarno.

Meski demikian pihaknya optimis target sebesar Rp802 juta yang sebelumnya sudah ditentukan akan bisa dicapai. Hasil dari lelang itu akan digunakan untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Sementara itu, Kabid Anggaran, Wardoyo, menambahkan pencapaian harga dalam lelang cukup fantastis. Harga sepeda motor mantan kepala desa yang dibuka dengan harga Rp1,1 juta sampai Rp1,5 juta bisa terjual dengan harga termahal yakni Rp 7,7 juta.

“Sepeda motor Supra Fit yang yang tembus Rp7,7 juta itu merupakan bekas kendaraan dinas kepala desa Paseban yang dibeli warga Desa Paseban, Bayat,” ujar Wardoyo.



Komentar Anda

loading...
KEMBALI KE ATAS badge