0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Stop Persaingan Tak Sehat, Pengusaha Jangan Egois

David R Wijaya (dok.timlo.net)

Solo —  Kalangan pelaku industri diminta menghentikan aktivitas bisnis yang mengarah pada pola persaingan usaha tidak sehat. Hal ini tidak lain demi menjadikan iklim usaha tetap dinamis.

Sebagaimana disampaikan Ketua Asosiasi Industri Permebelan dan Kerajinan Indonesia (Asmindo) Solo, David R Wijaya, setiap asosiasi usaha di Kota Solo diharapkan memiliki komitmen bersama, salah satunya terkait standarisasi harga. Hal ini dirasa perlu guna mengantisipasi adanya persaingan yang tidak sehat.

“Kalau bisa setiap asosiasi (usaha) yang ada di Solo ini punya semacam komitmen. Mereka punya standarisasi harga yang tidak saling menjatuhkan, sehingga menguntungkan pelaku usaha,” katanya, ketika ditemui wartawan, seusai acara Dialog Persaingan Usaha, di Novotel Hotel Solo, Kamis (18/10).

Hal tersebut tidak lepas dari kondisi persaingan dunia usaha saat ini yang cenderung mengarah pada persaingan tidak sehat. Ada indikasi bahwa sebagian pelaku usaha cenderung melakukan aksi banting harga dalam pemasaran produknya.

“Setiap pelaku usaha itu akan cenderung melakukan bagaimana caranya supaya lebih menguntungkan bagi usahanya. Itu jelas karena mereka mencari keuntungan, tapi kesadaran itu yang harus kita minta, artinya kehandalan dalam kekompakan menjaga bagaimana kita harus tetap eksis,” pungkas David.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge