0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Boyolali Kekurangan Ratusan Tenaga Medis

Ilustrasi tenaga medis (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Rekrutmen tenaga medis di Kabupaten Boyolali tidak sebanding dengan jumlah tenaga medis yang pensiun. Akibatnya, Boyolali kekurangan tenaga medis yang jumlahnya mencapai ratusan. Kekurangan tenaga medis ini paling banyak ditemukan di puskesmas.

Kepala Dinas Kesehatan Boyolali, Syamsudin menyebutkan, jumlah tenaga medis tidak sebanding dengan jumlah puskesmas. Puskesmas di Boyolali sendiri berjumlah 29 buah, 11 di antaranya adalah puskesmas rawat inap, sisanya hanya melayani rawat jalan.

Ditambahkan di Puskesmas rawat inap, saat ini kebanyakan hanya memiliki dua dokter dan beberapa perawat dan bidan. Padahal idealnya untuk puskesmas yang melayani rawat inap, dokter berjumlah empat orang, ditambah paramedis seperti perawat dan bidan sebanyak 35 orang.

Namun jumlah tersebut belum termasuk tenaga administrasi dan keuangan. “Idealnya seperti itu, tapi kenyataan dilapangan masih jauh, bahkan perawat atau bidan ada yang harus nyambi menjadi tenaga administrasi,” tandas Syamsudin ditemui di ruang kerjanya, Rabu (17/10).

Meski demikian, pelayanan kesehatan di Boyolali terbantu adanya tenaga medis praktek swasta maupun rumah sakit swasta. Tetapi penyebaran tenaga medis swasta ini belum merata di seluruh Kabupaten Boyolali, terutama di wilayah Boyolali utara.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge