0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

FKWB Desak Oknum TNI Penganiaya Wartawan Dihukum

Boyolali — Forum Komunikasi Wartawan Boyolali secara tegas menyatakan mengutuk aksi kekerasan terhadap wartawan yang sedang melakukan tugas peliputan oleh oknum TNI AU di Riau. Kekerasan yang dilakukan oknum TNI sama saja tidak menghargai kebebasan pers.

Hal tersebut diungkapkan Ketua FKWB, Edi Sutedjo. Pihaknya sangat menyesalkan kejadian di Riau, dimana sejumlah wartawan yang sedang melakukan peliputan jatuhnya pesawat tempur Hawk 200 dilarang meliput dengan kekerasan. Kejadian tersebut sangat fatal, apalagi tugas jurnalisme dilindungi oleh UU Kebebasan Pers.

“Kalau memang mau melakukan pelarangan, ya sebaiknya disampaikan dengan cara elegant, jangan menggunakan kekerasan,itu sudah mencederai pilar demokrasi di Indonesia,” ungkap Edi Sutedjo yang juga merupakan wartawan Kedaulatan Rakyat wilayah Boyolali, Rabu (17/10).

Lebih lanjut menurut Edi Sutejo, kecaman ini selain bentuk solidaritas profesi juga bentuk peringatan akan matinya demokrasi ketika kebebasan pers dikebiri. Menurutnya, dijaman demokrasi seperti saat ini sangat ironis jika aksi kekerasan masih menjadi ancaman yang selalu dihadapi para jurnalis. Terkait ini, FKWB menyatakan desakan supaya lembaga profesi jurnalisme untuk terus mengawal, mendampingi kasus ini. Selain itu juga mendesak supaya pelaku kekerasan diproses secara hukum atas perbuatannya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge