0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Usai Menipu Korban

Tukang Gendam Klaten Dikrangkeng di Kantor Polisi

Tersangka pelaku kejahatan dengan modus penggendaman (tengah, duduk) saat menjalani pemeriksaan di kantor polisi. (dok.timlo.net/indratno eprilianto)

Klaten – Eko Risdiyanto (40), pelaku spesialis gendam yang beroperasi di wilayah Klaten berhasil ditangkap petugas Polsek Prambanan, Klaten, awal pekan lalu. Pelaku diringkus usai melakukan penipuan dan penggelapan sepeda motor.

Informasi di Mapolres Klaten, Rabu (17/10), pelaku merupakan warga Dukuh Pacalan RT 01/RW 06, Desa Sukorejo, Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten. Pelaku ditangkap usai melakukan penipuan dan penggelapan sepeda motor Suzuki Satria FU bernomor polisi AB 6924 TJ milik korban, Agus Mustofa (21) warga Kampung Mekarsari RT 02/RW 11, Desa Malausma, Kecamatan Malausma, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat yang tinggal di sebuah kos di Desa Kebondalem Kidul, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten.

Kapolres Klaten AKBP Kalingga Rendra Raharja melalui Kasubbag Humas Polres Klaten, AKP Sugiyanto menjelaskan, peristiwa itu bermula ketika korban mendapat telepon dari pelaku yang mengaku bernama Arim yang akan memesan Es Camcau sebanyak 200 bungkus pada Kamis 27 September 2012. Saat itu pelaku mengajak korban untuk bertemu di Lapangan Desa Kebondalem Kidul, Kecamatan Prambanan, Klaten.

“Setelah keduanya bertemu kemudian korban diajak berboncengan oleh pelaku untuk menemui teman pelaku dengan menggunakan sepeda motor milik korban. Sesampai di Dukuh Pemukti Baru, Desa Tlogo, Prambanan, Klaten pelaku mengajak berhenti dan meminjam sepeda motor korban dengan alasan untuk menjemput temannya. Namun setelah ditunggu lama pelaku tidak kunjung datang. Sepeda motor korban juga dibawa lari oleh pelaku,” ujar AKP Sugiyanto.

AKP Sugiyanto mengatakan, setelah membawa kendaraan korban kemudian pelaku menghubungi korban untuk meminta uang tebusan sepeda motor sebesar Rp 1 juta. Pelaku meminta uang tebusan itu dikirim melalui Kantor Pos Klaten. Menyadari itu kemudian korban melaporkan perkara tersebut ke Polsek Prambanan, Klaten.

“Dari laporan itu, polisi kemudian menjebak dan menangkap pelaku di Kantor Pos Klaten pada Senin 8 Oktober 2012. Pelaku ditangkap bersama barang bukti berupa uang senilai Rp 45.000. Uang tersebut merupakan uang sisa hasil gadai sepeda motor milik korban sebesar Rp 2.300.000,” jelas AKP Sugiyanto.

AKP Sugiyanto menegaskan, pelaku kini telah meringkuk di tahanan Mapolres Klaten untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Pelaku dikenakan sangkaan telah melanggar Pasal 378 dan atau 372 KUHP. “Ancaman hukumannya pidana penjara paling lama 4 tahun,” tandasnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge