0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dalang Ki Enthus Susmono

Dies Natalis, UMS Gelar Wayang Santri

Solo — Dalam rangka Dies Natalis ke-54 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), akan diselenggarakan Pertunjukan Wayang Santri Sang Pencerah dengan dalang Ki Enthus Susmono dari Tegal. Pagelaran wayang yang nantinya akan diselenggarakan Jumat (19/10) pukul 20.00 WIB tersebut nantinya akan mengambil tema pendiri Muhammadiyah KH Ahmad Dahlan.

Berdasarkan rilis yang diterima Timlo.net, pagelaran Wayang Santri Sang Pencerah tersebut berbeda dengan penggarapan pada Film Sang Pencerah yang telah diputar di bioskop-bioskop di seluruh Indonesia. Nantinya dalam wayang tersebut akan menghadirkan sosok KH AR Fakhrudin yang merupakan salah seorang tokoh pimpinan Muhammadiyah terlama yaitu 22 tahun (1968-1990) dalam alur-alur pertunjukannya. Sebuah dialog imaginer yang segar namun sarat akan makna ditampilkan dalam pagelaran tersebut. Kehadiran sosok dan dialog imaginer dalam penggalan alurnya akan sangat memberikan nuansa lain dalam pertunjukan Sang Pencerah versi Wayang Santri.

Ki Enthus Susmono sengaja menempatkan awal dialog imaginer dengan KH AR Fakhrudin agar pertunjukan wayang santri ini tidak terjebak dalam rekonstruksi masa pendirian organisasi Muhammadiyah saja, namun dapat pula merepresentasikan secara implisit kondisi dinamika organisasi Muhammadiyah paska pendirian dan kepemimpinan KH Ahmad Dahlan.

Garis besar penggarapan alur cerita Sang Pencerah versi wayang santri adalah rangkaian konstruksi perjalanan dan perjuangan KH Ahmad Dahlan dalam melakukan pembahuruan Islam di negara Indonesia.

Setelah pertunjukan Sang Pencerah versi Wayang Santri usai, akan dilanjutkan dengan pergelaran wayang kulit semalam suntuk dengan lakon “Dewa Ruci”.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge