0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Bursa Calon Wakil Walikota

Ahmad Purnomo Ndaftar Jadi Anggota PDIP Solo

Ahmad Purnomo jadi kader PDIP, Rabu (17/10). (Dok.Timlo.net/ Daryono)

Solo —¬† Secara mengejutkan, Ahmad Purnomo, tokoh di Solo yang namanya sering disebut dalam bursa calon Wakil Walikota (Wawali) pengganti FX Hadi Rudyatmo (yang sebentar lagi dilantik sebagai Walikota Solo, menggantikan Jokowi) mendaftar sebagai anggota PDIP. Purnomo menyatakan masuk sebagai kader partai yang dipimpin Megawati Soekarnoputeri¬† itu dengan mendaftarkan diri ke Kantor DPC PDIP Solo, Brengosan, Purwosari, Rabu (17/10).

Mengenakan batik motif warna merah-merah, Purnomo datang ke Kantor DPC PDIP Solo pukul 10.55 WIB dengan ditemani istrinya. Kedatangannya diterima Sekretaris DPC PDIP, Teguh Prakosa serta beberapa pengurus lainnya. Setelah menyampaikan maksud kedatangannya, Purnomo kemudian menyerahkan berkas pengajuannnya sebagai anggota PDIP kepada Teguh Prakosa.

“Saya ke sini, pertama untuk silaturahmi. Kedua, selama ini saya merasa cocok dengan PDIP, cocok dengan program-program PDIP. Selama ini saya tidak pernah berpartai dan juga tidak pernah menjadi anggota partai. Oleh karenanya, di usia saya sekarang saya pengen memilih partai yang sesuai dengan hati nurani saya. Kok rasanya pilihan saya itu jatuh ke PDIP. Harapan saya, PDIP berkenan mendaftar saya sebagai anggota PDIP,” terangnya.

Menanggapi permintaan Purnomo itu, Sekretaris DPC PDIP Solo, Teguh Prakosa mengatakan PDIP merasa bangga dengan mendaftarnya Purnomo sebagai anggota PDIP. Dia menegaskan PDIP merupakan partai terbuka sehingga tidak bisa menolak Purnomo. “Dengan senang hati PDIP menerima keanggotaan Pak Purnomo seperti masyarakat lainnya yang berhak masuk sebagai anggota PDIP,” tuturnya.

Disinggung pendaftaran dirinya sebagai anggota PDIP terkait pencalonannya sebagai calon Wakil Walikota, Purnomo enggan berkomentar.

“Yang jelas saya kesini untuk mendaftar sebagai anggota PDIP. Kalau masalah pencalonan tanya saja ke ketua partai, nanti pilihannya ke siapa,” ujarnya.

Ditanya lebih jauh soal kesiapannya jika dicalonkan sebagai Wawali, Purnomo menjawab malu-malu.

“Apa perlu saya jawab itu (kesiapan). Ya kita tunggu saja, PDIP menugaskan ke siapa. Tentunya, sebagai kader partai jika ditugaskan partai ya harus siap, kan begitu,” terangnya.

Purnomo mengaku saat ini juga sudah pensiun dari aktivitasnya di Fakultas Farmasi UGM.

“Sudah, surat permohonannya sudah saya sampaikan, tetapi keputusannya belum, mungkin dalam waktu dekat ini. Seharusnya masih 1 tahun, tetapi saya minta pensiun dini,” tukasnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge